BerandaNTBPolda Segera Tetapkan Tersangka Kekerasan Seksual oleh Oknum Polisi

Polda Segera Tetapkan Tersangka Kekerasan Seksual oleh Oknum Polisi

Mataram (Suara NTB) – Direktorat Tindak Pidana Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Dit PPA-PPO) Polda NTB memastikan proses hukum kasus dugaan kekerasan seksual yang melibatkan oknum polisi terus berlanjut.

Direktur Dit PPA-PPO Polda NTB, Kombes Pol Ni Made Pujawati, Jumat (29/5/2026) mengatakan penanganan perkara kini telah memasuki tahap penyidikan.

Saat ini penyidik telah memeriksa sejumlah pihak, mulai dari korban hingga oknum anggota Bidang IT Polda NTB selaku terlapor. “Terlapor masih kami periksa dalam kapasitasnya sebagai saksi,” bebernya.

Selain itu, Polda NTB juga telah berkoordinasi dengan ahli untuk memperjelas konstruksi perkara ini. Kendati demikian, Pujawati memilih tidak menjelaskan detail ahli yang dimaksud.

“Kami masih menuju ke sana (penetapan tersangka),” tandasnya.

Sebelumnya, perwakilan Koalisi Anti Kekerasan Seksual NTB, Joko Jumadi mengatakan, penanganan perkara oknum polri itu dimulai sejak Februari 2025 lalu. Oknum polisi itu diduga melakukan persetubuhan terhadap korban. Modusnya, terduga pelaku mengajak korban bertemu setelah berkenalan lewat media sosial.

Joko selaku pendamping korban membeberkan, dalam perkara ini, terlapor diduga mengancam dan menipu korban untuk melancarkan aksi bejatnya.

Selain di Polda NTB, kasus dugaan kekerasan seksual yang menyangkut oknum polisi juga tengah diusut oleh Polresta Mataram. Kasat Reskrim Polresta Mataram, AKP I Made Dharma Yulia Putra beberapa waktu lalu mengatakan bahwa perkara yang ditangani pihaknya juga telah masuk tahap penyidikan.

Di sini, terlapor adalah seorang anggota Brimob Polda NTB. Dalam perkara ini, terlapor diduga melakukan perbuatan asusila terhadap anak di bawah umur.

Terduga pelaku diduga menjalin hubungan asmara dengan korban. Mereka diduga melakukan hubungan badan dan terduga pelaku merekamnya. Belakangan, orang tua korban mengetahui hal tersebut dan melaporkannya ke polisi. (mit)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO