PEMERINTAH Kelurahan Mataram Barat, Kecamatan Selaparang, mengungkapkan bahwa minimnya pengawasan terhadap rumah kos menjadi salah satu faktor yang berpotensi memicu gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah setempat. Kondisi ini terjadi karena sebagian besar pemilik kos atau induk semang tidak tinggal di lokasi usaha kos yang mereka miliki.
Lurah Mataram Barat, Sunarti, mengatakan bahwa pihak kelurahan bersama unsur tiga pilar, kepala lingkungan, dan ketua RT secara rutin melaksanakan patroli serta penertiban setiap bulan.
Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan situasi lingkungan tetap aman dan kondusif, sekaligus mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas, termasuk kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor).“Kami tetap turun ke lapangan untuk memberikan imbauan terkait jam bertamu dan pentingnya menjaga ketertiban lingkungan,” ujarnya, Rabu (24/6).
Menurut Sunarti, koordinasi dengan pemilik kos maupun induk semang selama ini dilakukan melalui kepala lingkungan dan ketua RT di masing-masing wilayah. Namun, upaya tersebut kerap menghadapi kendala karena banyak pemilik kos tidak berada di tempat atau bahkan tidak berdomisili di Kota Mataram.
Ia menjelaskan, sebagian besar pemilik kos merupakan investor yang berasal dari luar daerah. Mereka hanya memiliki aset berupa rumah kos di wilayah Kelurahan Mataram Barat tanpa tinggal maupun melakukan pengawasan langsung terhadap para penghuni.
“Pemilik kos ini rata-rata menganggap usaha kos sebagai investasi dan tidak berdomisili di sini. Bahkan ketika kami ingin berkoordinasi, tidak semua kos memiliki penjaga yang bisa ditemui,” jelasnya.
Kondisi tersebut, lanjut Sunarti, menyebabkan pengawasan terhadap aktivitas penghuni kos tidak dapat dilakukan secara maksimal. Oleh karena itu, pemerintah kelurahan terus mendorong peran aktif kepala lingkungan, ketua RT, serta masyarakat sekitar untuk ikut mengawasi dan menjaga ketertiban lingkungan masing-masing.
Ia menambahkan, dari sembilan lingkungan yang ada di Kelurahan Mataram Barat, jumlah rumah kos terbanyak berada di Lingkungan Karang Medain Barat dan Lingkungan Karang Seraye.
Kawasan tersebut menjadi salah satu fokus pengawasan pemerintah kelurahan dalam upaya menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat.
Melalui patroli rutin dan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan di tingkat lingkungan, Pemerintah Kelurahan Mataram Barat berharap potensi gangguan kamtibmas dapat diminimalkan, sekaligus menciptakan lingkungan yang aman dan tertib bagi warga maupun penghuni rumah kos. (pan)

