Mataram (Suara NTB) – Kota Mataram kembali menorehkan prestasi di bidang pelayanan publik. Berdasarkan hasil penilaian kinerja pelayanan perizinan yang dilakukan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Mataram berhasil masuk dalam 34 besar nasional untuk kategori pemerintah kota.
Pencapaian tersebut diraih setelah nilai kinerja pelayanan perizinan Kota Mataram meningkat dari 81,956 pada penilaian sebelumnya menjadi 85,809 pada 2026.
Kepala DPMPTSP Kota Mataram, H. Novian Rosmana, mengatakan peningkatan nilai tersebut menjadi indikator bahwa kualitas pelayanan perizinan di Kota Mataram terus mengalami perbaikan.
“Pada tahun 2026 nilai kinerja pelayanan perizinan meningkat menjadi 85,809. Alhamdulillah, hasil tersebut menempatkan Kota Mataram di peringkat ke-34 nasional untuk kategori kota,” ujarnya, Selasa (4/8).
Novian menjelaskan, penilaian dilakukan langsung oleh Kementerian melalui survei kepuasan yang diisi pelaku usaha saat mengurus perizinan. Sebelum izin usaha diterbitkan, setiap pemohon diwajibkan mengisi kuesioner yang terintegrasi dengan sistem Kementerian sehingga hasil penilaian mencerminkan pengalaman masyarakat dalam memperoleh layanan perizinan.
Menurutnya, terdapat sejumlah indikator yang menjadi dasar penilaian, di antaranya kemudahan proses perizinan, kecepatan penyelesaian layanan, serta transparansi pada setiap tahapan pengurusan izin.
“Capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan pelaku usaha,” katanya.
Meski telah masuk jajaran 34 besar nasional, DPMPTSP Kota Mataram masih menunggu informasi resmi dari Kementerian terkait jadwal penyerahan penghargaan atas capaian tersebut.
Ke depan, DPMPTSP berkomitmen mempertahankan bahkan meningkatkan capaian tersebut melalui berbagai inovasi pelayanan, pemanfaatan teknologi informasi, serta penguatan budaya pelayanan prima. Langkah itu diharapkan mampu menciptakan iklim investasi yang semakin kondusif sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengurus berbagai jenis perizinan.
“Pak Wali Kota menyampaikan bahwa penghargaan ini tentu menjadi kebanggaan. Tapi, yang lebih penting adalah menjadikannya sebagai motivasi untuk terus memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat,” pungkasnya. (pan)

