BerandaNTBKOTA MATARAMTerkendala Lahan dan Anggaran, RSUD H. Moh Ruslan Direncanakan Tambah 200 Kamar...

Terkendala Lahan dan Anggaran, RSUD H. Moh Ruslan Direncanakan Tambah 200 Kamar Inap

Mataram (Suara NTB) – Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram berencana meningkatkan kapasitas pelayanan rawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H. Moh. Ruslan dengan menambah sekitar 200 kamar. Penambahan tersebut direncanakan melalui pembangunan gedung baru setinggi enam lantai.

Rencana tersebut disiapkan untuk mengantisipasi kebutuhan pelayanan kesehatan yang terus meningkat, terutama ketika terjadi lonjakan jumlah pasien. Namun, realisasi pembangunan gedung baru itu masih menghadapi dua persoalan utama, yakni keterbatasan lahan dan anggaran.

Direktur RSUD H. Moh. Ruslan, Hj. Eka Nurhayati, mengatakan keterbatasan lahan menjadi salah satu pertimbangan utama dalam merancang pembangunan gedung baru. Kondisi lahan rumah sakit yang terbatas membuat penambahan bangunan secara horizontal sulit dilakukan.

Karena itu, pembangunan dirancang secara vertikal dengan konsep gedung enam lantai. Skema tersebut dinilai menjadi pilihan untuk menambah kapasitas ruang perawatan tanpa membutuhkan perluasan lahan yang besar.

“Konsepnya sudah ada, (tapi) uangnya tidak ada,” ujar Eka, Kamis (17/9).

Eka menjelaskan, gedung baru tersebut direncanakan memiliki enam lantai dengan kapasitas sekitar 200 kamar inap. Pembangunan ini diharapkan dapat memperluas daya tampung pasien sekaligus mendukung peningkatan pelayanan rumah sakit.

Untuk merealisasikan rencana tersebut, kebutuhan anggaran diperkirakan mencapai Rp200 miliar lebih. Besarnya kebutuhan anggaran membuat pembangunan belum dapat langsung dilaksanakan dan harus disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.

Saat ini, RSUD H. Moh. Ruslan memiliki sekitar 310 kamar inap. Dengan tambahan sekitar 200 kamar, kapasitas rawat inap rumah sakit nantinya dapat meningkat secara signifikan.

Penambahan kapasitas tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu solusi terhadap keterbatasan ruang perawatan, terutama ketika jumlah pasien meningkat. Selain menambah daya tampung, pembangunan gedung baru juga diarahkan untuk mendukung pelayanan kesehatan masyarakat di Kota Mataram.

Meski demikian, Eka mengatakan pihaknya belum menetapkan target waktu pembangunan. Penganggaran untuk proyek tersebut kemungkinan dilakukan secara bertahap dan masih akan dibahas lebih lanjut oleh pemerintah daerah.

Menurutnya, pembahasan mengenai pembangunan gedung baru akan dilakukan setelah proyek pembangunan Kantor Wali Kota Mataram rampung dikerjakan. Dengan demikian, pembangunan tambahan ruang rawat inap di RSUD H. Moh. Ruslan belum menjadi proyek yang dapat segera direalisasikan dalam waktu dekat.

“Nanti mungkin setelah pembangunan kantor wali kota,” pungkasnya. (pan)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN












VIDEO