Sumbawa Besar (Suara NTB) – Pemerintah Provinsi NTB, memastikan akan segera membangun ruas jalan yang berada di depan RSUD Sering. Bahkan ruas jalan tersebut nantinya akan dibangun dua jalur untuk memudahkan akses masyarakat.
“Kita sudah rapat bersama OPD terkait termasuk camat dan kepala desa termasuk turun ke lapangan. Saat ini, teman-teman di Dinas PUPR kabupaten dan provinsi tengah berkolaborasi dalam menentukan desain jalan tersebut,” kata Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Sumbawa, Lalu Suharmaji Kertawijaya, Kamis (25/6).
Suharmaji melanjutkan, pembangunan terhadap ruas jalan tersebut nantinya memiliki dua lajur. Pohon yang berada di tengah saat ini nantinya akan tetap menjadi median jalan. Selain itu, persoalan drainase juga menjadi atensi karena selama ini menjadi masalah.
“Masalah paling inti yakni drainase, karena selama musim hujan ruas jalan tersebut tetap tergenang yang menyebabkan kerusakan. Kami berharap air yang tergenang selama ini bisa dialirkan ke lokasi yang lebih rendah,” jelasnya.
Selain itu, pemerintah juga akan melakukan penataan terhadap lapak-lapak yang berada di sekitar lokasi. Ia berharap agar pemerintah provinsi bisa membuat saluran yang bagus dimulai dari depan Labkesmas, sehingga air tidak lagi menggenangi ruas jalan seperti tahun-tahun sebelumnya.
“Perkiraan kita lebar saluran tersebut sekitar 0,8 centimeter dengan kedalaman tertentu dan akan disesuaikan dengan kondisi jalan yang akan ditangani pemerintah nantinya,” ujarnya.
Berdasarkan hasil komunikasi terakhir penanganan terhadap ruas jalan tersebut, akan mulai ditangani pada bulan Juli mendatang. Pihaknya juga berharap agar pengguna jalan tidak memaksakan diri melewati jalan tersebut selama proses pekerjaan karena akan menggangu pelaksanaan nantinya.
“Kami berharap masyarakat bisa mengambil jalur lain selama pekerjaan proyek jalan tersebut. Sehingga pekerjaannya bisa segera tuntas dan masyarakat tidak lagi terganggu,” tambahnya.
Ia menambahkan, khusus badan jalan nantinya akan dinaikkan menjadi 80 sentimeter dengan panjang ruas jalan sekitar 350 meter dari kondisi jalan yang eksis saat ini. Hal ini akan disesuaikan dengan posisi rumah sakit, sehingga ruas jalan tersebut tidak lagi tergenang yang mengakibatkan ruas jalan tersebut cepat rusak.

