Dompu (Suara NTB) – Kontingen Kabupaten Dompu menargetkan perolehan 70 medali emas pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB XII Tahun 2026. Untuk mencapai target tersebut, sejumlah 442 atlet diturunkan untuk berlaga pada 41 cabang olahraga (cabor) dari total 758 nomor pertandingan yang diperebutkan.
Ketua Umum KONI Kabupaten Dompu, Asrullah, ST, Minggu (5/7), mengatakan seluruh persiapan kontingen telah dilakukan melalui pembinaan dan latihan yang dijalankan masing-masing cabor binaan KONI. Karena itu, pihaknya optimistis target yang telah disepakati bersama seluruh pengurus cabor dapat tercapai.
“Kami optimistis bisa mencapai target 70 medali emas yang telah ditetapkan bersama seluruh cabor,” ujarnya.
Porprov NTB XII tahun ini tidak dipusatkan di satu daerah, melainkan tersebar di sejumlah kabupaten/kota dengan Kota Mataram menjadi pusat penyelenggaraan. Untuk menyesuaikan jadwal pertandingan, keberangkatan atlet dilakukan secara bertahap mulai 11 Juli 2026. Sementara, pelepasan resmi kontingen akan dilakukan Bupati Dompu pada 13 Juli, yang dirangkaikan dengan penyambutan obor Porprov di Lapangan Kantor Bupati Dompu.
Ketua Pelatda Dompu Maju, Iwan Ermansyah, M.Pd., mengatakan 442 atlet yang diberangkatkan merupakan putra-putri terbaik Kabupaten Dompu yang telah melalui proses seleksi dan pembinaan oleh masing-masing cabang olahraga.
“Kontingen yang kita kirim ini adalah putra-putri terbaik Dompu yang dipilih dan dibina oleh masing-masing cabor. Mereka telah menjalani proses pembinaan secara berjenjang dan kami percaya mampu memberikan hasil terbaik untuk daerah,” katanya.
Iwan mengakui persaingan pada Porprov kali ini akan lebih ketat. Pasalnya, regulasi mutasi atlet tidak lagi seketat penyelenggaraan sebelumnya, sehingga atlet dari berbagai daerah di NTB dapat memperkuat kabupaten/kota lain, sepanjang memenuhi syarat untuk dipersiapkan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.
“Yang terpenting sekarang atlet tersebut siap mewakili NTB pada PON 2028, sehingga mereka bisa memperkuat daerah mana saja di NTB,” jelasnya.
Meski demikian, Iwan tetap optimistis Dompu mampu memenuhi target medali yang telah ditetapkan. Optimisme itu didasarkan pada pembinaan yang dilakukan secara berjenjang, termasuk program pemusatan latihan daerah (Pelatda) selama enam bulan terakhir.
Menurutnya, cabang olahraga bela diri masih menjadi lumbung medali bagi Dompu. Namun, peluang emas juga terbuka dari cabang atletik, olahraga permainan, senam, hingga olahraga air yang selama ini turut menyumbang prestasi bagi daerah.
Atlet-atlet yang berprestasi pada Porprov NTB XII juga berpeluang memperkuat kontingen NTB pada PON 2028. Sebagai tuan rumah bersama Nusa Tenggara Timur, NTB mendapat kesempatan menyiapkan atlet terbaik tanpa melalui babak prakualifikasi PON.
Keberangkatan atlet dilakukan secara bertahap sesuai jadwal pertandingan. Gelombang pertama pada 11 Juli diikuti cabang sepak takraw dan catur. Selanjutnya, disusul tinju pada 12 Juli, kemudian sejumlah cabang lain seperti kurash, bola voli indoor, muaythai, drum band, kick boxing, akuatik, panjat tebing, tenis meja, panahan, tarung derajat, bulutangkis, pencak silat, senam, balap sepeda, futsal, shorinji kempo, esport, dayung, bola voli pasir, taekwondo, MMA, pickleball, petanque, karate, atletik, wushu hingga hapkido yang akan berangkat secara bertahap hingga 20 Juli. (ula)

