Mataram (Suara NTB) – Astra menilai Lombok dan Sumbawa memiliki potensi besar untuk melahirkan lebih banyak inovator muda yang mampu memberikan dampak bagi masyarakat. Kekayaan sumber daya, budaya, hingga berbagai potensi lokal yang belum tergarap dinilai menjadi modal utama bagi generasi muda NTB untuk menciptakan inovasi yang dapat dikenal secara nasional melalui SATU Indonesia Awards.
Hal ini ditegaskan Head of Corporate Communication Astra, Windy Riswantyo, dalam kegiatan Bincang Inspiratif 17th SATU Indonesia Awards 2026 di Mataram, Selasa, 7 Juli 2026.
Menurut Windy, setiap daerah memiliki “hidden gem” atau potensi tersembunyi yang menunggu ditemukan dan dikembangkan oleh anak-anak muda di daerahnya masing-masing. Lombok menjadi salah satu wilayah yang dinilai memiliki kekayaan tersebut.
“Di setiap daerah, termasuk Lombok, banyak sekali potensi dan sumber daya yang menunggu tangan-tangan kreatif anak muda untuk menemukannya, mengembangkannya, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia mengatakan, SATU Indonesia Awards selama 17 tahun hadir bukan sekadar memberikan penghargaan, tetapi membangun ekosistem yang mempertemukan para inovator muda dari berbagai daerah agar dapat saling belajar, berkolaborasi, dan memperluas dampak program yang mereka jalankan.
Hingga saat ini, Astra telah membina 792 penerima SATU Indonesia Awards dari seluruh Indonesia. Mereka tidak hanya memperoleh apresiasi, tetapi juga pendampingan, pengembangan kapasitas, hingga jejaring yang memungkinkan inovasi terus berkembang.
Menurut Windy, salah satu faktor penting yang menentukan keberhasilan sebuah gagasan bukan hanya kreativitas, tetapi juga koneksi. Banyak anak muda memiliki ide yang sama, namun tidak semuanya memiliki akses terhadap jaringan yang dapat membantu mewujudkan ide tersebut.
Karena itu, tema SATU Indonesia Awards tahun ini, “Terhubung dalam Aksi”, diharapkan menjadi wadah yang menghubungkan berbagai gerakan positif dari seluruh Indonesia agar mampu memberikan dampak yang lebih besar.
“Terkadang ide yang kita miliki juga dipikirkan oleh anak muda di daerah lain. Yang membedakan adalah semangat, daya juang, dan jaringan yang dimiliki. Melalui SATU Indonesia Awards kami ingin menghubungkan berbagai aksi baik yang lahir dari desa maupun daerah di seluruh Indonesia,” katanya.
Windy menjelaskan, program tahun ini juga terintegrasi dengan Desa Sejahtera Astra, sehingga para penerima penghargaan nantinya tidak hanya mendapatkan apresiasi, tetapi juga kesempatan mengimplementasikan program bersama masyarakat di desa-desa binaan Astra.
Saat ini Astra memiliki 15 Desa Sejahtera Astra yang menjadi lokasi implementasi berbagai program di bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan, dan kewirausahaan, termasuk satu desa binaan di NTB.
NTB Sudah Melahirkan 31 Pemenang SATU Indonesia Awards
Windy mengungkapkan NTB selama ini menjadi salah satu daerah yang cukup konsisten melahirkan inovator muda melalui SATU Indonesia Awards. Hingga kini, tercatat sudah ada 31 penerima SATU Indonesia Awards yang berasal dari NTB.
Capaian tersebut menunjukkan besarnya potensi generasi muda daerah ini. Astra berharap jumlah tersebut terus bertambah pada penyelenggaraan tahun ini.
“Potensi NTB luar biasa. Sudah ada 31 penerima SATU Indonesia Awards dari daerah ini. Semoga tahun ini lahir pemenang ke-32, ke-33, dan seterusnya,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Koordinator Grup Astra Wilayah Lombok, Ivan Pratama, mengatakan Lombok dipilih sebagai salah satu kota pelaksanaan roadshow SATU Indonesia Awards ke-17 karena dinilai memiliki banyak talenta muda yang berpotensi menjadi agen perubahan.
Menurutnya, Astra meyakini masa depan Indonesia berada di tangan generasi muda yang mampu menghadirkan solusi bagi berbagai persoalan di masyarakat. Karena itu, perusahaan terus membuka ruang bagi anak-anak muda yang memiliki kepedulian di bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan, kewirausahaan, maupun teknologi.
Hingga 2025, jumlah pendaftar SATU Indonesia Awards telah mencapai 17.708 peserta, menunjukkan semakin banyak generasi muda Indonesia yang ingin berkontribusi melalui inovasi sosial.
Ivan berharap kegiatan sosialisasi di Lombok dapat mendorong lebih banyak anak muda NTB mengikuti SATU Indonesia Awards 2026 dan membawa potensi daerahnya ke tingkat nasional.
“Kami percaya masih banyak mutiara bangsa yang berasal dari Lombok. Harapan kami, semakin banyak generasi muda NTB yang menunjukkan karya terbaiknya dan menginspirasi masyarakat Indonesia melalui SATU Indonesia Awards,” tandasnya. (bul)

