Giri Menang (Suara NTB) – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) RI, Bima Arya Sugiarto bersama istrinya Yane Ardian, berkunjung ke Galeri Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Lombok Barat yang ada di Kantor Pemkab Lobar. Wamendagri dan istri pun mengaku terkesan dengan hasil kerajinan perajin Lobar, karena dinilai kerajinannya berkualitas bagus.
Wamendagri diketahui menghadiri sebuah kegiatan kediansan di Lombok. Usai kegiatan itu, Wamendagri didampingi istri pun pulang ke Jakarta. Sebelum pulang, Wamendagri menyempatkan mampir ke kantor Bupati Lobar Kamis (16/7/2026). Kunjungannya ke kantor Bupati ini di luar agenda kediansan, karena keduanya bersahabat dan kebetulan sesama Kader PAN.
Wamendagri dan istri pun disambut langsung Bupati Lobar, H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) didampingi istri Hj. Ayu Indra Rukmana Ahmad Zaini di kantornya. Dalam kunjungan itu, Wamendagri dan istri pun diajak ke galeri Dekranasda yang berada di lobi kantor Bupati. Wamendagri bersama istri ditemani Bupati dan istrinya yang juga Ketua Dekranasda Lobar, melihat-lihat aneka kerajinan yang dipajang di galeri Dekranasda di lobi kantor Bupati.
Wamendagri Terkesan Kerajinan Lobar
Mereka sangat tertarik dengan kerajinan yang dipajang, sehingga beberapa kerajinan pun dibeli oleh mantan Walikota Bogor itu. Bahkan, istri Wamendagri memborong sejumlah kerajinan tangan khas Lobar. Salah satu yang menarik perhatiannya, Kendi khas Sasak yang terbuat dari tanah liat. Bima Arya penasaran, kendi air tidak diisi dari atas, melainkan dari bagian bawah ceret.
Bupati LAZ pun langung merespons dengan menjelaskan pada Wamendagri, bagiamana proses pembuatan hingga mengisi air dari kendi air khas Sasak tersebut. Penjelasan Bupati pun, kian membuat Wamendagri takjub dan terkesan dengan kerajinan Lobar.
“Wah semuanya bagus, kerajinan khasnya itu (Lobar) keren-keren, buatannya halus,” puji Bima Arya.
Selain itu, yang menarik perhatian Bima Arya, meja dengan desain bidak catur buatan Lapas Lobar. Bima Arya mengaku tertarik dengan kerajinan khas daerah setempat, sehingga ia dan istri pun membeli banyak kerajinan tangan. “Borong, keren bagus, keren,” pungkasnya sambil berlalu masuk kendaraan yang diparkir di parkiran kantor Bupati Lobar. (her)

