BerandaNTBKOTA BIMASiswa Disiapkan Belajar Bergantian

Siswa Disiapkan Belajar Bergantian

Kota Bima (Suara NTB) – Kementerian Agama (Kemenag) menyiapkan skema khusus, agar kegiatan belajar mengajar (KBM) di MTsN 1 Kota Bima, tetap berlangsung selama revitalisasi madrasah. Sejumlah opsi disiapkan mulai dari memanfaatkan gedung sekolah lain hingga mengatur pembelajaran secara bergantian.

Kepala Kantor Kemenag Kota Bima, H. Mansyur, S.Ag., mengatakan pembahasan teknis telah dilakukan bersama pihak MTsN 1 sebagai antisipasi pelaksanaan proyek revitalisasi. Langkah tersebut diambil agar proses pembangunan tidak mengganggu aktivitas belajar siswa.

“Kami sudah berdiskusi dengan Kepala MTsN 1. Opsi yang paling dekat adalah meminjam SDN 55 dan MI Nurul Ilmi. Opsi kedua, seluruh kegiatan belajar mengajar dipindahkan ke MAN 1 pada sore hari,” ujarnya, Rabu (15/7).

Menurut Mansyur, apabila opsi pemanfaatan gedung MAN 1 diterapkan, maka jadwal kegiatan di MTsN 1 akan disesuaikan. Seluruh program pembinaan yang selama ini berlangsung pada sore hari akan dialihkan ke pagi, sementara KBM dilaksanakan setelah aktivitas belajar di MAN 1 berakhir.

“Program unggulan tidak boleh terhenti karena proyek pembangunan. Yang kita ubah hanya pengaturan waktunya,” katanya.

Ia menjelaskan, musala dan asrama putri akan dimaksimalkan untuk menunjang kegiatan pembinaan siswa selama revitalisasi berlangsung. Sementara, fasilitas boarding school tetap beroperasi karena berada di gedung yang tidak masuk dalam pekerjaan pembangunan.

Boarding school masih aman karena gedungnya baru. Yang tidak diganggu juga musala dan beberapa bangunan lain yang masih digunakan,” jelasnya.

Mansyur mengatakan koordinasi dengan pihak sekolah dan tim perencana terus dilakukan untuk mematangkan skema pembelajaran. Menurutnya, seluruh alternatif telah dibahas sehingga pelaksanaan revitalisasi nantinya tidak menghambat layanan pendidikan.

“Koordinasi dengan kepala madrasah terus kami lakukan. Tinggal menyesuaikan dengan tahapan pelaksanaan pembangunan,” ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, MTsN 1 Kota Bima menjadi salah satu penerima Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Kementerian Agama pada 2026. Melalui program tersebut, kompleks madrasah akan dibangun ulang secara menyeluruh dengan nilai proyek diperkirakan lebih dari Rp10 miliar dan dikerjakan menggunakan skema tahun jamak hingga 2027. (hir)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO