Praya (Suara NTB) – Pembangunan fasilitas Sistem Pengolahan Air Minum (SPAM) Cerorong-Danau Biru oleh pemerintah pusat direncanakan akan dilaksanakan pada tahun 2027 mendatang. Sebagai bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) sendiri akan membebaskan lahan untuk lokasi pembangunan reservoir dan fasilitas pengolahan air bersih lainnya pada akhir tahun ini.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Loteng, Taufikurrahman PN., kepada Suara NTB, Sabtu (18/7) kemarin, mengungkapkan, kalau lahan yang dibutuhkan untuk pembangunan fasilitas SPAM Cerorong-Danau Biru tidak terlalu luas. Hanya butuh sekitar 1 hektare saja.
Dengan begitu, untuk pembebasan lahanya diupayakan dilakukan tahun ini juga. Dengan anggaran pembebasanya akan disiapkan di APBD perubahan 2026 ini. “Kami rencananya pembebasan lahan untuk SPAM Cerorong-Danau Biru bisa dilakukan tahun ini. Jadi anggarannya kami siapkan di APBD perubahan,” sebutnya.
Untuk besaran anggaran pembebasan lahanya sendiri nanti akan disesuaikan dengan kebutuhanya. Begitu juga untuk lokasi lahan yang akan dibebaskan secara teknis nanti pihak dari Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Ardhia Rinjani (Tiara) Loteng yang membantu. Terpenting, Pemkab Loteng siap membebaskan lahan untuk memastikan SPAM Cerorong-Danau Biru bisa terbangun.
Sebelumnya, Direktur Utama Perumdam Tiara Loteng Bambang Supratomo, S.I.P.,M.M., mengatakan nota dinas terkait rencana pembangunan SPAM Cerorong-Danau Biru sudah diterima Pemkab Loteng. Itu artinya pembangunan SPAM Cerorong secara prinsip sudah mendapat persetujuan dari pemerintah pusat.
Pemkab Loteng bersama Perumdam Tiara Loteng sendiri kini tinggal menyiapkan semua persyarataan yang dibutuhkan. Termasuk soal kesialan lahannya. Di mana untuk lahan calon lokasi pembangunan fasilits SPAM Cerorong-Danau Biru sendiri sudah dipetakkan. “Lahan yang akan digunakan sudah dipetakkan. Tinggal menunggu proses pembebasan saja,” sebutnya.
Ia mengatakan pembangunan SPAM Cerorong-Danau Biru sudah cukup lama direncanakan. Beberapa skema pembiayaan pun pernah dipertimbangkan. Namun akhirnya diputuskan pembangunan SPAM Cerorong-Danau Biru melalui pembiayaan dari pemerintah pusat berdasarkan usulan dari Pemkab Loteng.
“Kalau tidak ada hambatan berarti tahun depan SPAM Cerorong-Danau biru akan mulai dibangun,” tegasnya.
Kehadiran fasilitas tersebut lanjut Bambang sangat berarti. Baik bagi Perumdam Tiara Loteng sendiri maupun masyarakat di daerah ini. Karena kehadiran SPAM Cerorong-Danau Biru akan bisa meningkatkan luasan cakupan layanan air bersih di daerah ini. Dengan potensi tambahan pelanggan mencapai hingga 15 ribu sambungan rumah (SR) baru.
Selain pelanggan baru, kehadiran SPAM Cerorong-Danau Biru tersebut juga bisa mendukung optimalisasi layanan air bersih bagi pelanggan lama. Di mana pelanggan lama yang ada di empat kecamatan yakni Pringgarata, Jonggat, Praya Barat Daya dan Praya Barat, kebutuhan air bersihnya sepenuhnya akan dipenuhi dari SPAM Cerorong-Danau Biru.
Dengan begitu, beban suplai air bersih dari sistem lama bisa dialihkan sepenuhnya untuk melayani pelanggan di wilayah lain, seperti Praya, Praya Tengah, dan kecamatan lainnya. Dengan begitu suplai air bersihnya bisa lebih maksimal .
“Bagi Perumdam Tiara Loteng sendiri penambahan pelanggan dan optimalisasi layanan bagi pelanggan lama otomatis bisa mendorong peningkatan pendapatan untuk perusahan. Dan, pada akhir bisa memberi dampak luas bagi msyarakat di daerah ini,” tandasnya. (kir)

