BerandaNTBKOTA MATARAMTuntaskan Pembangunan di 50 Titik

Tuntaskan Pembangunan di 50 Titik

PEMERINTAH Kelurahan Cakranegara Utara menuntaskan pembangunan 50 unit “Tempah Dedoro” yang tersebar di lima lingkungan. Realisasi tersebut telah memenuhi target yang ditetapkan sebagai bagian dari program Pemerintah Kota Mataram untuk mengurangi volume sampah organik yang dibuang ke tempat pembuangan sementara (TPS) sekaligus membangun budaya pengelolaan sampah dari sumbernya.

Lurah Cakranegara Utara, I Dewa Made Dwiyadnya, mengatakan pembangunan Tempah Dedoro di wilayahnya telah mencapai 100 persen. Seluruh unit dibangun menggunakan gumbeleng atau buis beton berdiameter 80 sentimeter yang dinilai cukup kuat dan tahan lama untuk menampung sampah organik rumah tangga.

“Kami sudah 100 persen menyelesaikan pemasangan Tempah Dedoro. Totalnya 50 unit,” ujarnya, Selasa (4/8).

Ia menjelaskan, pembangunan dilakukan secara merata di lima lingkungan. Masing-masing lingkungan membangun 10 unit sehingga total yang terealisasi mencapai 50 unit sesuai target yang telah ditetapkan oleh pemerintah kelurahan.

Menurut Dewa, keberhasilan pencapaian target tersebut tidak terlepas dari dukungan pemerintah lingkungan serta partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan. Meski anggaran yang tersedia relatif terbatas, seluruh lingkungan mampu memanfaatkan dana secara efektif sehingga target pembangunan dapat dipenuhi.

Pemerintah Kelurahan Cakranegara Utara mengalokasikan anggaran sebesar Rp5 juta untuk setiap lingkungan. Dana tersebut dimanfaatkan untuk pengadaan material, terutama buis beton sebagai konstruksi utama Tempah Dedoro.

“Kami sudah memaksimalkan pembangunan dengan anggaran yang tersedia,” katanya.

Dewa menegaskan, Tempah Dedoro bukan sekadar tempat pembuangan sampah organik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mengubah pola pikir masyarakat agar mulai memilah sampah sejak dari rumah. Dengan pengelolaan sampah organik secara mandiri, volume sampah yang diangkut ke TPS maupun tempat pemrosesan akhir (TPA) diharapkan dapat berkurang secara bertahap.

Program Tempah Dedoro merupakan salah satu inovasi Pemerintah Kota Mataram yang diinisiasi Wali Kota Mataram, Dr. H. Mohan Roliskana, sebagai strategi mengatasi persoalan sampah yang terus meningkat. Program ini mendorong setiap lingkungan menyediakan sarana pengolahan sampah organik sehingga beban pengangkutan sampah oleh pemerintah dapat ditekan.

Karena itu, Dewa mengajak masyarakat untuk membangun Tempah Dedoro secara mandiri di pekarangan rumah masing-masing. Menurutnya, keterlibatan warga menjadi kunci keberhasilan program pengurangan sampah berbasis sumber.

Ia berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemilahan sampah terus meningkat sehingga pengelolaan sampah berbasis lingkungan dapat berjalan secara berkelanjutan. Dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, target mewujudkan Kota Mataram yang lebih bersih dan ramah lingkungan diyakini akan lebih mudah tercapai. (pan)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO