Praya (Suara NTB) – InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) akan menyiapkan lokasi camping ground selama ajang MotoGP Mandalika pada 9-11 Oktober 2026 mendatang. Langkah itu diambil untuk menjawab tingginya kebutuhan akomodasi, khususnya penginapan selama ajang balap dunia tersebut. Dengan pengelolaannya nanti akan dikerjasamakan dengan pihak ketiga.
Demikian diungkapkan Direktur Operasi ITDC Troy R. Warokka, saat dikonfirmasi Suara NTB, di Sirkuit Internasional Mandalika, Minggu (9/8). Ditemui di sela-sela ajang Asia Road Racing Championship (ARRC), Troy mengatakan, area camping ground tersebut akan disiapkan di beberapa lokasi. Di mana area tersebut nantinya bisa diakses oleh penonton MotoGP dari luar Lombok yang menggunakan sepeda motor.
“Untuk jumlah tenda rencananya disiapkan lebih dari 100 tenda. Tersebar di beberapa lokasi di dalam kawasan The Mandalika,” sebutnya.
Keberadaan area camping ground tersebut diharapkan bisa memudahkan penonton dari luar Pulau Lombok untuk memperoleh penginapan yang memadai. Namun, dengan biaya yang terjangkau. Sekaligus bisa menginap di dalam Kawasan The Mandalika yang akses bisa lebih dekat dengan Sirkuit Internasional Mandalika, tempat gelaran MotoGP Mandalika berlangsung.
“Challange (tantangan) kita bagaimaan MotoGP tahun ini bisa lebih baik. Salah satunya dalam hal penyediaan akomodasi, khususnya penginapan. Dan, penyiapan camping ground ini jadi salah satu upaya kita,” ujarnya.
Lebih lanjut Troy menambahkan, secara umum persiapan gelaran MotoGP Mandalika 2026 baik teknis maun non teknis terus berjalan. Koordinasi dengan stakeholder terkait juga terus dilakukan, termasuk dengan pemerintah pusat. Dalam sepekan ke depan pihaknya sudah mengagendakan pertemuan dengan Gubernur NTB, Bappenas serta Bakom (Badan Komunikasi) pusat untuk memastikan kesiapan serta dukungan yang akan diberikan.
Dengan dukungan tersebut, pihaknya optimis gelaran MotoGP Mandalika tahun ini bisa berlangsung sukses. “Support (dukungan) pemerintah (terhadap ajang MotoGP) tahun ini kita lihat semakin baik,” imbuhnya.
Disinggung penjualan tiket nonton MotoGP Mandalika, Troy mengatakan trensnya terus meningkat. Di mana saat ini penjualan tiket sudah di atas 42 persen dan akan terus bergerak naik. Dengan kenaikan yang cukup agresif. “Biasanya penjualan tiket meningkat satu setengah bulan sebelum MotoGP berlangsung. Tapi sekarang sejak awal pergerakan penjualan tiket sudah cukup tinggi,” terangnya.
Bahkan Ikatan Motor Indonesia (IMI) sampai memesan tiket sampai 8.000 lembar. Hal itu menunjukkan minat orang untuk menonton MotoGP Mandalika terus meningkat. Salah satu pemicunya hadirnya dua pembalap Indonesia yakni Mario Aji dan Veda Pratama di ajang MotoGP. (kir)

