Mataram (Suara NTB) – Dinas Pendidikan Kota Mataram tengah mematangkan rekapitulasi hasil pemetaan Rumah Dinas (Rumdis) guru. Data tersebut selanjutnya akan diserahkan ke Bidang Aset Badan Keuangan Daerah untuk dilakukan penilaian ulang (appraisal).
Penilaian ulang ini merupakan bagian dari rencana Pemerintah Kota Mataram dalam menerapkan skema sewa rumah dinas guru. Langkah tersebut diharapkan mampu mengoptimalkan penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Pengurus Barang Disdik Kota Mataram, Sugeng Febriyanto menjelaskan bahwa pemetaan yang dilakukan merupakan langkah awal untuk mendata kondisi terkini aset daerah. Hasil pemetaan sementara ini akan menjadi pijakan BKD dalam menentukan nilai ekonomis tiap aset daerah.
“Makanya kita mapping ulang kemarin. Kemudian, nanti data dari mapping ulang itu, kita untuk laporkan ke BKD bidang aset. Karena nanti yang mekelakukan appraisal untuk penilaian kembali atas kelayakan rumah dinas itu bidang aset,” ujarnya, Jumat (14/8).
Sugeng menyebutkan, appraisal ulang sangat penting untuk memberikan kepastian dasar penetapan tarif sewa secara resmi. Pada tahap awal, tim Disdik telah turun langsung memantau kondisi fisik sekitar 80 titik Rumdis. Sementara itu, pemetaan tahap II baru akan dilanjutkan setelah regulasi mengenai nilai sewa resmi diterbitkan.
“Tahap duanya nanti setelah appraisal ini selesai, keluar regulasinya, nilai sewanya berapa, baru kita akan mapping lagi yang belum kita mapping kemarin,” pungkasnya. (sib)


