BerandaNTBKOTA MATARAMPerkuat Perlindungan dan Kesehatan Mental Remaja, Dinkes Mataram Terapkan SI BESTI

Perkuat Perlindungan dan Kesehatan Mental Remaja, Dinkes Mataram Terapkan SI BESTI

- Advertisement -

Mataram (Suara NTB) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Mataram menerapkan Sistem Informasi Bimbingan, Edukasi, dan Skrining Terpadu Inklusif (SI BESTI) sebagai salah satu upaya memperkuat perlindungan dan menjaga kesehatan mental remaja, khususnya pelajar.

Kepala Dinkes Kota Mataram, dr. H. Emirald Isfihan, mengatakan SI BESTI dirancang sebagai layanan pendampingan bagi remaja. Layanan tersebut mencakup edukasi dan pencegahan terhadap berbagai persoalan yang rentan dialami remaja, seperti gangguan kesehatan mental, pernikahan anak, perundungan, penyalahgunaan narkoba, serta berbagai bentuk kenakalan remaja lainnya.

“SI BESTI dapat diakses melalui HP Android dan berguna sebagai media konseling bagi remaja,” ujar Emirald, Jumat (21/8).

Untuk tahap awal, sosialisasi penerapan SI BESTI dilakukan di SMP Negeri 15 Mataram. Sekolah tersebut menjadi salah satu sekolah percontohan Sekolah Sehat Jiwa di Kota Mataram dan telah ditetapkan sebagai sekolah model kesehatan jiwa sejak 2024.

Penerapan program di sekolah dilakukan melalui edukasi kesehatan jiwa yang diberikan secara berkala kepada siswa. Selain itu, dibentuk kader kesehatan jiwa yang diharapkan dapat membantu memberikan edukasi kepada teman sebaya.

Emirald menjelaskan, SI BESTI digagas dan dikembangkan oleh salah seorang tenaga kesehatan dari Puskesmas Cakranegara. Kehadiran layanan berbasis digital tersebut diharapkan dapat memperkuat program pendampingan kesehatan jiwa remaja yang telah berjalan sebelumnya.

Menurut dia, penerapan pola hidup sehat dan aktivitas positif, seperti berolahraga, juga penting untuk menjaga kesehatan mental. Aktivitas tersebut dapat membantu mengurangi gejala depresi dan kecemasan, terutama di kalangan remaja.

“Dengan adanya SI BESTI, kami berharap layanan pendampingan bagi remaja menjadi lebih mudah dijangkau,” katanya.

Ia menambahkan, masa remaja merupakan fase penting yang membutuhkan pendampingan. Tidak semua persoalan yang dihadapi siswa dapat disampaikan secara langsung kepada orang tua, guru, maupun tenaga kesehatan.

Karena itu, pendekatan digital melalui SI BESTI diharapkan menjadi salah satu pintu masuk bagi siswa untuk memperoleh informasi, edukasi, skrining, maupun bimbingan secara lebih mudah.

“Pencanangan aplikasi SI BESTI sudah kami lakukan pada Rabu (12/8/2026), bekerja sama dengan DWP Dinas Kesehatan Kota Mataram,” ujarnya.

Emirald menjelaskan, SI BESTI saat ini masih berbentuk web sehingga dapat diakses kapan saja melalui peramban. Pengguna nantinya diarahkan sesuai kebutuhan atau layanan yang dipilih. Sistem tersebut juga dapat memberikan hasil secara real-time.

Ia memastikan keamanan dan kerahasiaan data pengguna menjadi perhatian dalam penerapan layanan tersebut. Data pribadi pengguna dijaga agar tetap aman dan dirahasiakan. (pan)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN











VIDEO