Giri Menang (Suara NTB) – Para guru dan Siswa di SMAN 1 Kediri dihebohkan dengan kejadian kebakaran lahan yang berada di areal bagian belakang sekolah tersebut pada Senin, 24 Agustus 2026 sekitar Pukul 10.24 Wita. Tim Damkarmat Lombok Barat pun sigap memadamkan api sehingga tidak merembet ke bangunan sekolah. Kebakaran diduga dipicu puntung rokok yang dibuang di sekitar lokasi.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Lobar, H. Suherman melalui Kabid Pemadaman Penyelamatan dan Sapras, Dedy Aswandi, mengatakan bahwa pihaknya menerima informasi dari kejadian kebakaran itu dari staf SMAN 1 Kediri. “Terjadi kebakaran Lahan (alang-alang) di SMAN 1 kediri Dusun Gelogor Tengah Desa Gelogor, Kecamatan Kediri, Kabupaten Lombok Barat,” terangnya.
Pihaknya pun merespons cepat laporan itu dengan menerjunkan satu regu dan satu unit kendaraan pemadam. Tim tiba di lokasi sekitar pukul 10.30 Wita. Setelah mengerahkan satu tangki air, api bisa dipadamkan sekitar setengah jam kemudian.
Dari informasi sementara yang diperoleh tim Damkar, kebakaran diduga dipicu puntung rokok yang dibuang orang tak bertanggung jawab. Diketahui, kejadian kebakaran di Lobar sendiri sangat tinggi, karena berdasarkan data per Juni jumlah kejadian kebakaran di Lobar meningkat drastis dibanding tahun 2025.
Hingga per Juni saja terdapat 88 kejadian kebakaran, sedangkan sepanjang tahun 2025 ada 77 kejadian. Begitu pula kejadian nonkebakaran, hingga Juni mencapai 177 penyelamatan dibanding tahun 2025 sebanyak 175 penyelamatan. Saat ini Damkarmat dalam kondisi siaga 1 untuk penanganan kebakaran ini. Kebakaran ini didominasi kebakaran lahan dan sampah. Sehingga masyarakat pun diimbau tetap waspada dan tidak semarangan membakar sampah atau lahan. (her)


