BerandaNTBKOTA MATARAMBentuk Posyantek Pusaka

Bentuk Posyantek Pusaka

- Advertisement -

PEMERINTAH Kelurahan Ampenan Tengah membentuk Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna (Posyantek) Pusaka sebagai wadah untuk menampung dan mengembangkan berbagai inovasi masyarakat. Melalui wadah tersebut, barang bekas dan limbah diolah menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi.

Sejumlah produk hasil kreativitas warga telah dihasilkan. Di antaranya mesin penetas telur (inkubator) yang dibuat dengan memanfaatkan lemari es bekas. Selain itu, terdapat miniatur motor Vespa yang dibuat dari komponen bekas arloji atau jam tangan, miniatur kapal pinisi berbahan bambu, serta karikatur yang memanfaatkan limbah kertas.

Lurah Ampenan Tengah, Budiawan, mengatakan Posyantek Pusaka menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyalurkan kreativitas dan mengembangkan inovasi berbasis teknologi tepat guna. Posyantek tersebut juga menjadi ruang berkumpul bagi para inovator di wilayah kelurahan untuk mengolah barang bekas menjadi produk yang bernilai ekonomis.

“Sekarang sudah lumayan, berbagai produk sudah dihasilkan. Salah satunya mesin inkubator telur,” ujarnya, Kamis (3/9/2026).

Menurut Budiawan, sebagian besar produk yang dihasilkan memanfaatkan barang bekas atau limbah. Pemanfaatan tersebut sekaligus menjadi salah satu upaya mengurangi volume limbah di lingkungan masyarakat.

Tidak hanya menghasilkan inovasi berbasis teknologi, masyarakat Ampenan Tengah juga mengembangkan berbagai produk makanan olahan rumahan. Berbagai inovasi dan produk tersebut bahkan pernah diikutsertakan dalam perlombaan yang diselenggarakan Pemerintah Kota Mataram.

“Waktu itu kami sempat juara satu di tingkat kota,” katanya.

Ke depan, Pemerintah Kelurahan Ampenan Tengah berencana menyediakan rumah kreatif sebagai tempat menyimpan sekaligus mengembangkan berbagai produk hasil inovasi masyarakat. Untuk merealisasikan rencana tersebut, pihak kelurahan masih berkoordinasi dengan Karang Taruna agar dapat memanfaatkan ruang sekretariat yang berada di kawasan Ampenan Huis.

Budiawan berharap keberadaan rumah kreatif nantinya dapat membuat berbagai hasil inovasi masyarakat lebih tertata dan mudah dikenalkan kepada masyarakat. Selain menjadi tempat berkumpul para inovator, ruang tersebut juga diharapkan dapat menjadi wadah pengembangan kreativitas secara berkelanjutan. “Rencana ke depan akan kami lakukan seperti itu,” pungkasnya. (pan)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN










VIDEO