BerandaNTBKOTA MATARAMLibatkan Masyarakat dan Swasta

Libatkan Masyarakat dan Swasta


PEMERINTAH Kelurahan Mataram Barat, Kecamatan Selaparang, memperkuat upaya penanganan stunting dengan melibatkan masyarakat dan sektor swasta. Salah satu langkah yang tengah disiapkan yakni program Ibu Asuh atau Orang Tua Asuh bagi anak yang mengalami stunting.


Lurah Mataram Barat Sunarti mengatakan, penanganan stunting tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah. Keterlibatan masyarakat, pelaku usaha, instansi, hingga pihak swasta diperlukan untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi dan gizi anak.


Menurutnya, penanganan stunting ini bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tugas bersama. “Melalui kerja sama dengan BKKBN dan Kampung KB, kami menyusun proposal untuk mencari Ibu Asuh dari luar sektor pemerintah,” ujar Sunarti, Jumat (11/9).


Melalui program tersebut, pihak kelurahan mengajak masyarakat yang memiliki kemampuan finansial, pelaku usaha, instansi swasta, maupun kantor pemerintahan di sekitar wilayah Mataram Barat untuk turut menjadi Ibu Asuh.


Sunarti menjelaskan, bantuan dari para Ibu Asuh nantinya diarahkan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dan gizi anak yang mengalami stunting. Keterlibatan berbagai pihak diharapkan dapat membuat pendampingan berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.


Menurutnya, program Ibu Asuh merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap tumbuh kembang anak. Pemerintah kelurahan tidak hanya berupaya menangani kasus yang telah muncul, tetapi juga mendorong masyarakat mengambil peran dalam pencegahan stunting.


Selain menyiapkan program Ibu Asuh, Pemerintah Kelurahan Mataram Barat terus memperkuat pelayanan kesehatan melalui Posyandu Keluarga dan sistem jemput bola. Kegiatan Posyandu dilaksanakan rutin setiap bulan di seluruh lingkungan dengan sasaran balita, ibu hamil, hingga lansia.


Saat ini, sebanyak 36 kader Posyandu atau enam kader di setiap lingkungan turut memberikan pelayanan. Para kader membantu memantau kondisi kesehatan dan tumbuh kembang anak serta memastikan sasaran mendapatkan pemeriksaan secara rutin.


Kelurahan bersama kader juga menerapkan sistem sweeping atau jemput bola bagi warga yang mengalami kendala untuk datang ke Posyandu. Langkah tersebut dilakukan agar pelayanan dan penanganan kesehatan dapat diberikan secara cepat di masing-masing lingkungan. “Upaya kita lakukan agar penanganannya cepat di masing-masing lingkungan,” pungkas Sunarti. (pan)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN









VIDEO