Dompu (Suara NTB) – Pelabuhan Soro Kempo di Kecamatan Kempo, Kabupaten Dompu, tidak hanya menjadi pintu keluar masuk kapal pengangkut hasil bumi, khususnya jagung untuk dikirim ke luar pulau. Pelabuhan milik Pemerintah Kabupaten Dompu itu kini mulai dimanfaatkan sebagai lokasi bongkar kapal pengangkut pupuk untuk memenuhi kebutuhan petani.
Kepala Pelabuhan Soro Kempo, Anshar, SH., kepada Suara NTB, Minggu (13/9), mengatakan aktivitas kepelabuhanan di Soro Kempo terus berkembang. Selain mendukung aktivitas perdagangan hasil pertanian, pelabuhan tersebut juga memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Menurutnya, seluruh retribusi yang ditarik dari jasa kepelabuhanan di Pelabuhan Soro Kempo disetorkan ke kas daerah dan menjadi salah satu sumber PAD Kabupaten Dompu. “Hingga saat ini, sekitar Rp450 juta yang disetorkan dari jasa kepelabuhanan ke kas daerah sebagai PAD tahun 2026,” ungkapnya.
Anshar menjelaskan, Pelabuhan Soro Kempo memiliki sejumlah keunggulan sehingga diminati pelaku usaha. Salah satunya akses pelabuhan yang relatif mudah dari gudang serta pusat pertumbuhan ekonomi di wilayah Dompu.
Selain itu, kondisi wilayah yang aman, keterbukaan masyarakat, serta respons cepat pemerintah daerah bersama aparat keamanan dalam mengantisipasi potensi gangguan turut memberikan rasa nyaman bagi pengusaha maupun anak buah kapal (ABK).
Dengan berbagai keunggulan itu, pemanfaatan Pelabuhan Soro Kempo kini tidak lagi terbatas pada aktivitas pengiriman jagung. Distributor pupuk mulai memilih pelabuhan tersebut, sebagai tempat sandar kapal yang membawa pasokan pupuk untuk kebutuhan Kabupaten Dompu dan daerah sekitarnya. “Ini yang patut diapresiasi,” katanya.
Ia menyebutkan, hingga saat ini sudah dua kali kapal pengangkut pupuk memanfaatkan Pelabuhan Soro Kempo untuk melakukan kegiatan bongkar muat. Setiap kali kegiatan, pupuk yang dibongkar mencapai sekitar 2.000 ton.
“Selain jagung, kegiatan bongkar pupuk juga mulai memanfaatkan Pelabuhan Soro. Sudah dua kali kegiatan bongkar pupuk dengan jumlah tonase 2.000 ton setiap kali bongkar muat,” jelasnya.
Menurut Anshar, semakin beragamnya aktivitas di Pelabuhan Soro Kempo menunjukkan keberadaan pelabuhan tersebut, memiliki peran strategis dalam mendukung aktivitas ekonomi daerah. Di sisi lain, meningkatnya aktivitas kepelabuhanan juga berpotensi memperbesar kontribusi sektor tersebut terhadap PAD Kabupaten Dompu. (ula)



