PEMERINTAH Kelurahan Punia, Kecamatan Mataram, mengungkapkan sejumlah penerima manfaat Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) alokasi Juli–September 2026 belum dapat ditemukan. Sebagian penerima diketahui telah meninggal dunia atau pindah domisili.
Untuk memastikan penyaluran bantuan tetap tepat sasaran, pihak kelurahan kini mencari penerima pengganti sesuai ketentuan dan arahan pemerintah pusat.
Berdasarkan data Bulog, Kelurahan Punia mendapat alokasi bantuan untuk 610 Penerima Bantuan Pangan (PBP), dengan total bantuan beras sebanyak 30 kilogram per penerima.
Lurah Punia, Lalu Suyudiningrat Atmanegara, mengatakan penyaluran bantuan beras di wilayahnya dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku. Apabila penerima yang telah terdaftar tidak ditemukan karena meninggal dunia atau pindah domisili, pihak kelurahan menyiapkan formulir pengganti.
Dalam proses tersebut, kelurahan melibatkan kepala lingkungan untuk mencari calon penerima pengganti yang memenuhi kriteria.
“Untuk mencari pengganti, kami libatkan teman-teman kaling mencari sasaran pengganti berdasarkan aturan yang berlaku,” ujar Atmanegara, Kamis (17/9).
Ia menjelaskan, formulir pengganti tersebut telah disiapkan oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas) untuk mengakomodasi penerima manfaat yang telah terdaftar, tetapi tidak ditemukan di lapangan.
Adapun kriteria penerima pengganti, yakni masyarakat yang masuk kategori desil 1 hingga 4. Selain mengacu pada data desil, pihak kelurahan juga melakukan verifikasi terhadap kondisi perekonomian calon penerima di lapangan.
“Sasaran pengganti kita tetap menggunakan desil sebagai tolok ukur karena itu merupakan salah satu kebijakan dalam penerimaan CPP. Tentunya, tetap memastikan dan menyesuaikan dengan kondisi di lapangan juga,” jelas Atmanegara.
Menurutnya, cukup banyak masyarakat yang berpotensi menjadi penerima pengganti. Namun, pihak kelurahan tetap melakukan verifikasi untuk memastikan kondisi ekonomi serta kesesuaian desil calon penerima agar bantuan benar-benar tepat sasaran.
Terkait jumlah penerima yang diganti dari total 610 PBP yang ditetapkan pemerintah pusat, Atmanegara mengaku belum mengetahui angka pastinya.
“Kalau detailnya saya kurang tahu. Yang jelas, ada di kelurahan kami,” ucapnya.
Sementara itu, proses penyaluran bantuan pangan di Kelurahan Punia diperkirakan dapat diselesaikan pada Kamis (17/9). Penyaluran sebelumnya telah dilakukan sehingga proses yang tersisa tinggal menuntaskan penerima yang belum menerima bantuan. (pan)



