BerandaNTBKOTA BIMAPengawasan Pemotongan Hewan Kurban Diperketat

Pengawasan Pemotongan Hewan Kurban Diperketat

Kota Bima (Suara NTB) – Dinas Pertanian akan mengawasi secara ketat pemotongan hewan kurban di sejumlah lokasi Kota Bima. Masyarakat diingatkan memperhatikan kesehatan dan syarat hewan ternak yang akan dijadikan kurban.

Kepala Dinas Pertanian Kota Bima, Abdul Najir, S.Pt., M.M., mengatakan pengawasan akan dilakukan untuk memastikan hewan kurban dan daging yang dikonsumsi masyarakat memenuhi prinsip Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH).

“Kami ingin memastikan seluruh proses pemotongan hewan kurban berjalan sesuai standar kesehatan, higienis, dan tetap memperhatikan kesejahteraan hewan serta keamanan pangan bagi masyarakat,” ujarnya, Rabu (13/5).

Kebijakan tersebut mengacu pada imbauan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Nusa Tenggara Barat terkait pelaksanaan kurban tahun 1447 H/2026 M.
Pihaknya menganjurkan pemotongan hewan kurban seperti sapi dan kerbau dilakukan di Rumah Potong Hewan (RPH) yang memenuhi persyaratan teknis, higienis sanitasi, dan kesejahteraan hewan.

“Untuk pemotongan di luar RPH, pelaksanaannya wajib berada di bawah pengawasan petugas teknis dari Dinas Pertanian Kota Bima,” katanya.

Abdul Najir menjelaskan, petugas teknis akan ditempatkan di seluruh wilayah kelurahan di Kota Bima selama pelaksanaan Iduladha. Petugas didampingi staf kelurahan melakukan pemeriksaan kesehatan hewan sebelum dan setelah disembelih.
Ia menegaskan, hewan kurban wajib memenuhi sejumlah persyaratan, di antaranya sehat secara klinis, tidak menunjukkan gejala penyakit, cukup umur sesuai syariat, tidak cacat, dan layak dijadikan hewan kurban.

“Pemerintah juga meminta panitia kurban memperhatikan standar kebersihan dan sanitasi di lokasi pemotongan. Lokasi pemotongan wajib memiliki akses air bersih, sarana penanganan limbah, alat pemotongan yang higienis, serta pemisahan area hewan hidup dengan area penanganan daging untuk mencegah kontaminasi,” paparnya.

Selain proses penyembelihan, distribusi daging kurban juga menjadi perhatian pemerintah. Masyarakat diimbau menggunakan wadah yang bersih dan aman serta memperhatikan waktu distribusi, agar kualitas daging tetap terjaga saat diterima warga.

Dinas Pertanian Kota Bima turut membuka layanan pelaporan bagi masyarakat yang akan melaksanakan pemotongan hewan kurban melalui kelurahan masing-masing. (hir)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO