BerandaEKONOMIDian Sastro Ajak Generasi Muda Lombok Ubah Budaya Lokal Jadi Solusi dan...

Dian Sastro Ajak Generasi Muda Lombok Ubah Budaya Lokal Jadi Solusi dan Peluang Ekonomi

Mataram (Suara NTB) – Pegiat seni, dosen, sekaligus aktris Dian Sastrowardoyo mengajak generasi muda Lombok menjadikan kekayaan budaya daerah sebagai sumber inspirasi untuk melahirkan inovasi yang berdampak bagi masyarakat.

Ajakan ini disampaikan pemain utama film “Ada Apa Dengan Cinta” ini dalam kegiatan Bincang Inspiratif 17 Tahun Satu Indonesia Awards 2026 yang digelar di Mataram, Selasa, 7 Juli 2026. Ratusan anak-anak muda NTB mengikuti kegiatan itu.

Menurut Dian, budaya lokal tidak hanya dipandang sebagai warisan yang harus dilestarikan, tetapi juga sebagai modal besar untuk menciptakan berbagai solusi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat saat ini.

“Budaya lokal bukan hanya warisan yang harus dijaga, tetapi juga sumber inspirasi untuk menciptakan solusi yang relevan bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menilai anak muda yang memahami akar budayanya cenderung lebih peka melihat potensi daerah yang sering kali luput dari perhatian banyak orang. Kepekaan tersebut dapat menjadi dasar lahirnya inovasi yang memberi manfaat luas.

Dian mengatakan, ketika inovasi dipadukan dengan kekuatan budaya dan potensi lokal, hasilnya tidak hanya mampu menjawab kebutuhan masyarakat, tetapi juga lebih berkelanjutan karena tumbuh bersama masyarakat setempat.

Ia melihat Lombok memiliki modal yang sangat besar untuk melahirkan inovasi tersebut. Kekayaan budaya, tradisi, hingga komunitas yang kuat menjadi aset yang dapat dikembangkan menjadi berbagai inisiatif di bidang ekonomi, pendidikan, maupun pemberdayaan masyarakat.

“Lombok memiliki kekayaan budaya yang luar biasa. Itu bisa menjadi modal besar bagi anak muda untuk menciptakan sesuatu yang berdampak, tidak hanya melestarikan budaya, tetapi juga membuka peluang ekonomi, pendidikan, sekaligus memberdayakan masyarakat,” katanya.

Dian berharap semakin banyak generasi muda Lombok yang berani mengangkat potensi daerah melalui ajang Satu Indonesia Awards sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Pada kesempatan itu, Dian juga menegaskan bahwa investasi terbaik adalah investasi pada manusia, khususnya generasi muda. Menurutnya, Indonesia memiliki banyak anak muda yang kreatif, peduli terhadap lingkungan sekitar, serta berani menghadirkan perubahan.

Namun, potensi tersebut membutuhkan ruang dan kesempatan untuk berkembang. Karena itu, kehadiran Satu Indonesia Awards selama 17 tahun dinilainya menjadi wadah penting untuk mengapresiasi sekaligus memperkuat gerakan anak muda yang membawa dampak positif di berbagai bidang, seperti kesehatan, pendidikan, lingkungan, kewirausahaan, dan teknologi.

“Selama menjadi bagian dari Satu Indonesia Awards, saya melihat sendiri bahwa anak muda Indonesia memiliki karya-karya yang luar biasa. Mereka hanya membutuhkan perhatian, apresiasi, dan ruang untuk berkembang agar dapat menginspirasi lebih banyak orang,” ujarnya.

Dian juga memberi semangat kepada anak muda Lombok agar tidak ragu mendaftarkan karya atau gagasan mereka ke Satu Indonesia Awards meski masih dalam tahap awal pengembangan.

Ia mengingatkan bahwa banyak anak muda gagal memulai karena menunggu programnya dianggap sempurna. Padahal, menurutnya, ide yang masih sederhana pun memiliki peluang untuk berkembang apabila mendapat pendampingan yang tepat.

“Jangan minder dan jangan menunggu program menjadi besar. Kalau punya ide yang benar-benar lahir dari kepedulian terhadap lingkungan sekitar, daftarkan saja. Siapa tahu justru dari Lombok lahir pemenang Satu Indonesia Awards berikutnya,” pungkasnya.

Astra Award adalah cara Astra memberikan apresiasi bagi anak bangsa yang tak kenal lelah memberi manfaat dan berkontribusi bagi masyarakat untuk mendukung terciptanya kehidupan berkelanjutan melalui bidang Kesehatan, Pendidikan, Lingkungan, Kewirausahaan, dan Teknologi. (bul)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO