Mataram (Suara NTB) – Jumlah jiwa pilih di wilayah Provinsi NTB sudah menembus angka 4,17 juta lebih. Hal itu sesuai dengan keputusan KPU NTB yang telah menetapkan hasil rapat pleno rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) pada semester I tahun 2026.
Dibandingkan dengan jumlah pemilih tetap pada Pilkada serentak tahun 2024 yang sebanyak 3.9 juta jiwa, mengalami kenaikan menjadi sebanyak 4.17 juta pemilih. Kenaikan jumlah pemilih NTB tersebut berasal dari generasi milenial dan generasi z yang mencapai lebih dari 61 persen dari total pemilih.
Ketua KPU Provinsi NTB, Muhammad Khuwailid menyampaikan, dominasi pemilih muda tersebut menjadi gambaran penting bagi arah demokrasi di NTB ke depan. Berdasarkan hasil rekapitulasi, pemilih dari generasi milenial mencapai 1.417.707 orang atau 33,97 persen, sementara generasi z sebanyak 1.135.916 orang atau 27,22 persen.
“Besarnya jumlah pemilih muda ini menunjukkan bahwa masa depan demokrasi di NTB akan sangat ditentukan oleh tingkat partisipasi dan kesadaran politik generasi mudanya,” ucap Khuwailid, pada Selasa (7/7).
Khuwailid menyampaikan, data pemilih itu tersebar di 10 kabupaten/kota, 117 kecamatan, dan 1.166 desa/kelurahan di seluruh NTB tersebut. Hal ini menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas demokrasi di NTB.
“Indeks demokrasi pada aspek hak memilih dan dipilih masih perlu terus ditingkatkan, sehingga proses pemutakhiran data pemilih harus terus dikawal secara bersama-sama,” katanya.
Ia menegaskan, pemutakhiran data pemilih akan terus dilakukan secara berkelanjutan melalui koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Dukcapil dan pemerintah daerah.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan setiap warga negara yang memenuhi syarat dapat terdaftar sebagai pemilih dan menggunakan hak konstitusionalnya pada setiap pelaksanaan pemilu dan pemilihan di masa mendatang.
Dalam pemutakhiran Semester I Tahun 2026, KPU NTB mencatat jumlah pemilih laki-laki tercatat sebanyak 2.046.278 orang dan pemilih perempuan sebanyak 2.127.512 orang.
Sementara itu rincian Daftar Pemilih ada 91.399 pemilih baru, 55.343 pemilih tidak memenuhi syarat (TMS), dan 51.113 data pemilih yang mengalami perbaikan atau perubahan.
Selain didominasi pemilih muda, data KPU NTB juga menunjukkan adanya perhatian terhadap kelompok rentan. “Tercatat sebanyak 21.983 pemilih penyandang disabilitas masuk dalam daftar pemilih, yang terdiri atas disabilitas fisik, mental, intelektual, sensorik netra, sensorik rungu, dan sensorik wicara,” pungkasnya. (ndi)

