BerandaNTBSUMBAWAPemerintah Pusat Beri Lampu Hijau Rencana Pembangunan Dua IPLT

Pemerintah Pusat Beri Lampu Hijau Rencana Pembangunan Dua IPLT

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Pemkab Sumbawa, mengaku telah mendapatkan lampu hijau terkait rencana pembangunan dua unit Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja Terintegrasi (IPLT) di wilayah barat dan timur Sumbawa. Saat ini, IPLT Raberas hanya tersedia di Raberas.

“Berdasarkan hasil koordinasi terakhir, kita sudah diberikan lampu hijau dengan catatan semua persyaratan harus segera dilengkapi. Kami pun saat ini tengah mempercepat penyusunan rencana induk sistem pengolahan air limbah,” kata Kabid Air Minum dan Sanitasi Dinas PUPR Kabupaten Sumbawa, Abdul Azis kepada Suara NTB, Rabu (8/7).

Ia melanjutkan, rencana induk tersebut dianggap sangat penting untuk memastikan kebutuhan IPLT yang akan dibangun pemerintah. Meski dua IPLT yang berada di wilayah timur dan barat sudah diberikan lampu hijau, tetapi untuk rencana induk tersebut harus tetap disiapkan pemerintah.

“Kami sudah sampaikan beberapa data ke Kementerian PU terkait kebutuhan IPLT itu dan sudah ada lampu hijau untuk kita lanjutkan ke proses lebih lanjut,” ucapnya.

Azis mengaku, kebutuhan tambahan pembangunan IPLT di Kabupaten Sumbawa sangat penting untuk direalisasikan. Apalagi IPLT Raberas ini tidak mungkin bisa melayani kebutuhan masyarakat secara keseluruhan melainkan hanya bisa melayani dalam kota saja,karena kapasitasnya sangat terbatas sekitar 27 kiloliter.

“Kita juga masih memiliki target yang masih sangat jauh untuk direalisasikan yakni 30 persen sanitasi aman,sehingga kami berharap tambahan IPLT ini bisa segera direalisasikan,” harapnya.

Pemerintah pun akan segera mengusulkan anggaran di APBD Perubahan untuk penyusunan rencana induk sistem pengolahan air limbah. Proses selanjutnya yakni penyusunan studi kelayakan termasuk penyusunan Detail Engineering Design (DED) dan Rancangan Anggaran Biaya (RAB).

“DED dan RAB belum kita susun karena tidak ada slot anggaran di APBD murni, sehingga kita akan usulkan di APBD perubahan dan teman-teman di Bapperida sudah sepakat untuk mengakomodir,” ucapnya.

Disinggung terkait kebutuhan anggaran, Ace menyebutkan untuk kedua IPLT tersebut diperkirakan masing-masing membutuhkan anggaran sekitar Rp10 milar. Jumlah tersebut hampir sama dengan pembangunan IPLT Raberas yang menelan anggaran sekitar Rp10 miliar.

“Kami menargetkan apa yang menjadi kendala saat ini bisa tuntas di akhir tahun 2026, sehingga di tahun 2027 kita bisa usulkan ke Kementerian PUPR baik itu melalui skema DAK ataupun reguler. Karena slot untuk pembangunan IPLT menunya sudah tersedia bagi Sumbawa,” demikian kata dia. (ils)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO