Mataram (Suara NTB) – Rektor Universitas Muhammadiyah Mataram (Ummat), Dr. H. Abdul Wahab, M.A., secara resmi melantik dan mengambil sumpah enam pejabat struktural di lingkungan Ummat. Pelantikan dan serah terima jabatan tersebut berlangsung di Aula Lantai 3 Gedung Rektorat Ummat, Rabu (15/7/2026).
Enam pejabat yang dilantik terdiri atas unsur pimpinan Fakultas Ilmu Kesehatan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, serta Bagian Humas dan Protokoler Ummat.
Adapun pejabat yang dilantik, yakni Catur Esty Pamungkas, S.ST., M.Keb., sebagai Wakil Dekan I Fakultas Ilmu Kesehatan; apt. Cyntiya Rahmawati, M.K.M. sebagai Wakil Dekan II Fakultas Ilmu Kesehatan; Dr. Intan Dwi Hastuti, M.Pd. sebagai Wakil Dekan I Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan; Vera Mandailina, S.Si., M.Pd. sebagai Wakil Dekan II Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan; Dr. Habiburrahman, S.Pd., M.Pd. sebagai Wakil Dekan III Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan; serta Sahrul, S.H., M.H. sebagai Kepala Bagian Humas dan Protokoler Ummat.
Pelantikan tersebut menjadi bagian dari upaya Ummat dalam memperkuat tata kelola kelembagaan, meningkatkan kualitas pelayanan akademik dan kemahasiswaan, serta mengoptimalkan komunikasi dan publikasi institusi kepada masyarakat.
Rektor Ummat, Dr. H. Abdul Wahab, M.A., mengingatkan bahwa jabatan merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, kejujuran, kedisiplinan, dan komitmen terhadap kemajuan universitas.
“Amanah yang telah dibacakan dan diikrarkan harus dipegang teguh sesuai dengan janji yang telah disampaikan. Amanah itu berat, sehingga harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan kesungguhan,” tegasnya.
Rektor juga meminta para pejabat yang baru dilantik agar tidak hanya melanjutkan program yang telah berjalan, tetapi mampu menghadirkan berbagai terobosan dan inovasi sesuai dengan kebutuhan fakultas dan universitas.
“Kepada para pimpinan yang baru dilantik, kami berharap program-program yang ada dapat terus dikembangkan dan diinovasikan. Setiap pejabat harus mampu membaca peluang, membangun kolaborasi, serta memberikan pelayanan terbaik bagi mahasiswa dan seluruh sivitas akademika,” ujarnya.
Lebih lanjut, Abdul Wahab menyampaikan bahwa Ummat saat ini terus menunjukkan perkembangan positif. Ummat masih mempertahankan posisinya sebagai salah satu perguruan tinggi swasta terbaik di Nusa Tenggara Barat dan terus memperkuat langkah menuju universitas yang unggul, mandiri, Islami, serta berdaya saing internasional.
Ia mengungkapkan bahwa kepercayaan masyarakat internasional terhadap Ummat juga semakin meningkat. Hal tersebut ditandai dengan adanya calon mahasiswa internasional yang mendaftar dan memilih melanjutkan pendidikan di Ummat secara mandiri.
“Alhamdulillah, Ummat masih berada pada posisi sebagai PTS terbaik di NTB. Saat ini juga terdapat empat mahasiswa internasional yang mendaftar ke Ummat dengan pembiayaan penuh secara mandiri. Insyaallah, melalui kerja keras dan kolaborasi seluruh unsur kampus, Ummat akan semakin dikenal di tingkat nasional maupun mancanegara,” ungkapnya.
Rektor menegaskan bahwa capaian tersebut harus menjadi motivasi bagi seluruh pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pelayanan, serta reputasi institusi.
Sementara itu, amanat Ketua Badan Pembina Harian (BPH) Ummat yang disampaikan oleh Sekretaris BPH Ummat, Drs. H. Ramli, M.M., menekankan bahwa pelantikan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan awal dari tanggung jawab besar dalam menjalankan roda organisasi dan mewujudkan visi universitas.
Ia mengingatkan para pejabat yang baru dilantik agar menjaga integritas, loyalitas, kebersamaan, dan semangat pengabdian. Setiap pejabat juga diharapkan mampu membangun koordinasi yang kuat, menghindari kepentingan pribadi, serta menempatkan kemajuan Ummat dan Persyarikatan Muhammadiyah sebagai tujuan utama.
“Jabatan harus dipandang sebagai amanah untuk memberikan pelayanan dan manfaat yang sebesar-besarnya bagi universitas. Karena itu, pejabat yang dilantik harus bekerja secara profesional, membangun komunikasi yang baik, serta mampu menjadi teladan di lingkungan kerja masing-masing,” pesannya.
Ramli juga mendorong para pejabat untuk memperkuat sinergi antara fakultas, program studi, unit kerja, BPH, dan pimpinan universitas. Menurutnya, kemajuan institusi hanya dapat dicapai melalui kerja bersama, keterbukaan, dan komitmen yang konsisten.
Pelantikan dan serah terima jabatan tersebut diharapkan dapat menghadirkan energi baru dalam pengelolaan kelembagaan Ummat. Para pejabat yang dilantik diharapkan mampu melahirkan program-program inovatif, meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat reputasi universitas, serta mendukung pencapaian visi Ummat sebagai perguruan tinggi yang Islami, unggul, mandiri, dan berdaya saing di tingkat global. (ron)

