BerandaHEADLINEIngatkan Belajar Mandiri

Ingatkan Belajar Mandiri


BUPATI Kabupaten Lombok Utara (KLU), Dr. H. Najmul Akhyar, SH., MH., melepas 40 orang peserta Jambore Nasional Kwarcab Lombok Utara, Senin (10/8/2026). Kepada seluruh kontingen khususnya peserta didik, Bupati berpesan pentingnya para peserta untuk belajar mandiri selama mengikuti berbagai kegiatan jambore.


“Esensi gerakan Pramuka adalah kemandirian. Kami berharap, peserta tidak sepenuhnya bergantung pada pembina atau pengurus cabang, melainkan mampu bertindak mandiri dalam menghadapi segala situasi di perkemahan,” ujar Najmul.


Untuk diketahui, dari 40 orang kontingen, terdiri dari 32 peserta didik dan delapan pembina pendamping. Wakil Bupati Lombok Utara, Kusmalahadi Syamsuri, ST., MT., selaku Ketua Kwarcab KLU, dijadwalkan akan mendampingi para peserta pada Jambore di Cibubur, Jawa Barat, selama 6 hari (14-20 Agustus) mendatang.


Najmul menegaskan, Jambore Nasional (Jamnas) memberi manfaat besar bagi peserta didik (Pramuka Penggalang) untuk mengembangkan diri baik secara mental, fisik, spiritual, dan sosial. Kegiatan ini menjadi ajang memperluas persaudaraan antardaerah, melatih kemandirian, serta mengenal keragaman budaya nusantara.


Melalui Jambore, peserta dari Lombok Utara diharapkan dapat mengembangan karakter dan mental, melatih kemandirian tanpa bergantung penuh pada orang tua. Kesempatan ini juga dinilai penting untuk membentuk sikap disiplin, tanggung jawab, dan kerja sama tim.


“Saya percaya, kegiatan ini akan melahirkan sikap-sikap positif yang mencerminkan karakter Pramuka Lombok Utara yang tangguh,” imbuhnya.


Ia menyambung, Pemda Lombok Utara memberi kesempatan untuk melayani putra-putri Lombok Utara yang terpilih dalam Jambore. Kesempatan ini menjadi bentuk kebersamaan antara pemerintah daerah dengan masyarakat khususnya generasi muda.


Ia juga berharap kontingen Lombok Utara tidak hanya sekadar berpartisipasi, tetapi mampu menunjukkan kualitas terbaik dan meraih prestasi di berbagai lomba yang digelar.


“Saya yakin di sana ada banyak lomba, dari yang sederhana sampai yang serius, kita berharap adik-adik bisa berada di podium dan menunjukkan bahwa inilah Lombok Utara,”tuturnya.


Sementara itu, Ketua Kwarcab Pramuka Lombok Utara Kusmalahadi menyampaikan keikutsertaan dalam ajang atau event lima tahunan yang dilaksanakan bukan sekadar tradisi, melainkan wujud komitmen mencetak generasi penerus yang berkarakter dan kompeten.


Kusmalahadi menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Utara yang telah memberikan dukungan penuh bagi keberangkatan kontingen.


“Alhamdulillah, Pemerintah Daerah support penuh, setiap perhelatan Jambore Nasional, Lombok Utara insyaallah tidak pernah absen, ini menunjukkan semangat dan kekompakan kita,” ujar Wabup Kusmalahadi.


Lebih lanjut, ia berpesan kepada para peserta agar tidak hanya bangga mengenakan seragam dan Tanda Kecakapan Khusus, tetapi benar-benar mempraktikkan keahlian tersebut di lapangan sebagai motor penggerak di lingkungan masing-masing.


Pentingnya menjaga nama baik pribadi, keluarga, daerah, dan Gerakan Pramuka selama mengikuti kegiatan akbar tingkat nasional tersebut.


“Pramuka bukan sekadar senang-senang pakai seragam, itu adalah keahlian yang harus dipraktikkan, kalian adalah generasi penerus yang kelak akan menggantikan kami, kuncinya adalah sukses, komitmen, dan konsisten,” pesannya. (ari)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO