BerandaNTBDOMPURehab Mushallah Baiturrahman Rampung, Warga Nusa Jaya Kini Punya Tempat Ibadah dan...

Rehab Mushallah Baiturrahman Rampung, Warga Nusa Jaya Kini Punya Tempat Ibadah dan Fasilitas Air Bersih

- Advertisement -

Dompu (Suara NTB) – Senyum dan rasa syukur terpancar dari warga Dusun Rinjani, Desa Nusa Jaya, Kecamatan Manggelewa. Mushallah Baiturrahman yang selama ini menjadi tempat ibadah warga kini tampil lebih luas, bersih dan nyaman setelah direhabilitasi Satgas TMMD ke-129 Kodim 1614/Dompu.

Tak sekadar memperbaiki bangunan, Satgas TMMD juga melengkapi mushallah tersebut dengan berbagai fasilitas penunjang kebutuhan warga. Rehabilitasi dilakukan dengan memperlebar bangunan melalui penambahan sayap kiri, kanan dan bagian belakang. Atap diganti, dinding diperbaiki dan dicat kembali hingga bangunan terlihat lebih representatif.

Fasilitas pendukung juga dibangun. Di antaranya dua unit MCK, sumur bor dalam lengkap dengan tandon penampungan air, tempat wudhu serta sejumlah keran air yang dapat dimanfaatkan masyarakat sekitar.

Seluruh pekerjaan dikerjakan secara gotong royong. Prajurit TNI tidak bekerja sendiri, tetapi berbaur dengan warga sejak awal hingga tahap finishing. Bapak-bapak dan pemuda ikut membantu pekerjaan fisik, sementara ibu-ibu turut mengambil bagian dengan menyiapkan makanan dan minuman bagi Satgas.

Suasana kekeluargaan pun begitu terasa. Terlebih, selama pelaksanaan TMMD, para prajurit tinggal dan berbaur langsung di rumah-rumah warga.

Tokoh masyarakat Dusun Rinjani, Mahrip, menjadi salah satu warga yang ikut bergotong royong bersama Satgas. Ia menyebut pembangunan fasilitas di Mushallah Baiturrahman sangat membantu masyarakat.

Menurutnya, terdapat sekitar 150 kepala keluarga di sekitar mushallah. Selama ini warga masih mengandalkan sumber air dari Masjid Nurul Iman yang lokasinya cukup jauh.

“Sekarang Mushallah Baiturrahman sudah jauh lebih nyaman dan luas. Ada fasilitas air, MCK dan sudah dipasang keramik,” katanya, Rabu (12/8).

Bagi warga, Mushallah Baiturrahman bukan hanya tempat melaksanakan salat lima waktu. Mushallah tersebut juga menjadi tempat anak-anak belajar mengaji.

“Selain kita jadikan tempat shalat lima waktu, tempat ini menjadi tempat mengaji bagi anak-anak sekitar. Kalau dulu jumlahnya terbatas karena tempatnya kecil dan fasilitasnya terbatas, sekarang anak-anak akan kita satukan mengaji di sini. Kebetulan ada tiga orang guru ngajinya,” ungkap Mahrip.

Di lokasi yang sama, Kapten M Kasim ASD selaku Komandan Satuan Setingkat Kompi (Dan SSK) Satgas TMMD mengaku bersyukur pekerjaan rehabilitasi dan pembangunan fasilitas Mushallah Baiturrahman dapat diselesaikan tepat waktu.

Ia menyebut, keberhasilan tersebut tidak lepas dari kesungguhan anggota Satgas serta dukungan dan gotong royong masyarakat. “Semoga apa yang dibangun ini bisa dijaga bersama untuk kepentingan jangka panjang,” harapnya.

TMMD Jadi Penggerak Pembangunan Desa

Komandan Kodim 1614/Dompu, Letkol Czi Dedi Tri Sulistyo, SIP, mengatakan TMMD ke-129 Kodim 1614/Dompu yang dibuka pada 15 Juli 2026 akan ditutup pada 13 Agustus 2026 di Lapangan Desa Kampasi Meci, Kecamatan Manggelewa.

Menurutnya, Desa Kampasi Meci, Nusa Jaya dan Banggo dipilih sebagai lokasi TMMD berdasarkan usulan dari pemerintah desa. “Ini anggaran dari APBD Kabupaten Dompu yang sudah terprogram dua tahun sekali. TNI di sini membantu pemerintah daerah membangun mulai dari desa, sehingga desa-desa kecil bisa terlaksana pembangunannya dari anggaran daerah,” jelasnya.

Dalam TMMD kali ini, sebanyak 150 personel TNI diterjunkan untuk bekerja bersama masyarakat. Sasaran fisik meliputi pembukaan jalan pertanian, rehabilitasi mushallah, rehabilitasi rumah tidak layak huni, pembangunan sumur bor dan MCK.

Sementara sasaran nonfisik meliputi penyuluhan kamtibmas, narkoba, wawasan kebangsaan, kesehatan, stunting hingga penyuluhan pertanian. “Kita bekerja sama dengan Pemda Dompu, SMAN 1 Manggelewa, SMKN 1 Manggelewa dan kepolisian, terutama masalah Kamtibmas,” katanya.

Selain itu, Satgas TMMD juga melaksanakan kegiatan bersih-bersih lingkungan dan sungai. Langkah tersebut dilakukan karena persoalan sampah dinilai sudah menjadi perhatian serius di Kabupaten Dompu.

Dedi menegaskan, semangat TMMD bukan sekadar menyelesaikan pekerjaan fisik. Kehadiran prajurit di tengah masyarakat juga menjadi bagian penting untuk membangun kebersamaan. “Dalam pelaksanaannya, dari 150 orang prajurit, kita bekerja bersama-sama dengan warga. Gotong royong bersama-sama dengan jadwal keterlibatan masyarakat secara bergantian. Prajurit TNI yang terlibat tinggal di rumah-rumah warga. Uang lauk prajurit kita serahkan kepada masyarakat sehingga bisa makan bersama-sama,” jelasnya.

Bupati: Wujud Nyata Sinergi TNI, Pemda dan Masyarakat

Bupati Dompu, Bambang Firdaus, SE, menyampaikan apresiasi kepada TNI, khususnya Kodim 1614/Dompu, atas pelaksanaan TMMD ke-129 di Kecamatan Manggelewa. Menurutnya, TMMD menjadi wujud nyata sinergitas antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat dalam mempercepat pemerataan pembangunan, khususnya di wilayah pedesaan.

Berbagai sasaran fisik yang dikerjakan, mulai dari pembukaan jalan tani, rehabilitasi rumah tidak layak huni, pembangunan dan rehabilitasi sarana ibadah hingga penyediaan air bersih, dinilai akan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Tidak hanya pembangunan infrastruktur, program nonfisik seperti wawasan kebangsaan, kesehatan, pencegahan stunting dan pemberdayaan masyarakat juga menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Kami berharap semangat gotong royong yang terbangun melalui TMMD terus dipelihara, sehingga pembangunan dapat dijaga dan dimanfaatkan secara berkelanjutan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Dompu,” kata Bambang.

Rampungnya rehabilitasi Mushallah Baiturrahman menjadi salah satu bukti bahwa TMMD tidak hanya menghadirkan bangunan baru, tetapi juga menghadirkan manfaat yang langsung dirasakan warga. Kini, warga Dusun Rinjani memiliki tempat ibadah yang lebih layak sekaligus sumber air dan fasilitas sanitasi yang dapat digunakan bersama. (ula)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO