Sumbawa Besar (Suara NTB) – Pemkab Sumbawa mendapatkan alokasi sebanyak 40 desa untuk program desa berdaya tematik di tahun 2027. Desa dan Kelurahan tersebut akan mendapatkan alokasi anggaran Rp300 juta.
“Program desa tematik ini diarahkan untuk program penguatan desa sesuai dengan kondisi desanya apakah ketahanan pangan, wisata dan desa berbasis lingkungan,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumbawa, Ulumuddin kepada Suara NTB, Rabu (2/9).
Ia melanjutkan, alokasi penerima program desa berdaya tematik sudah ditetapkan. Akan tetapi, nama-nama desa penerima program tersebut belum ada informasi dari Pemprov NTB. Diketahui, program desa berdaya mengarah pada tematik dan transformatif.
Pemprov NTB menetapkan tiga indikator utama dalam program tematik, yakni ketahanan pangan, pariwisata berkualitas, dan lingkungan hidup. Pemerintah daerah akan mengarahkan penggunaan anggaran sesuai dengan tema dan petunjuk pelaksanaan, serta petunjuk teknis yang telah ditetapkan.
“Di dalam juklak dan juknis Program Desa Berdaya 2027, ada tiga indikator Tematik, yaitu ketahanan pangan, pariwisata berkualitas, dan lingkungan hidup,” terangnya.
Meskipun temanya berkaitan dengan desa wisata, ketahanan pangan, dan lingkungan bersih tetapi ketika anggarannya masih tersisa bisa dipergunakan untuk program lain. Namun, pada prinsipnya pelaksanaan desa tematik ini tetap berfokus pada pengentasan kemiskinan.
“Secara keseluruhan untuk pelaksanaan program tersebut,Pemprov NTB mengalokasikan anggaran sekitar Rp12 miliar dengan masing-masing desa mendapatkan anggaran Rp300 juta,” terangnya.
Dikatakan, penyaluran bantuan akan langsung ditransfer ke rekening masing-masing desa untuk kegiatan produktif sesuai tema. Misalnya,di bidang ketahanan pangan, wisata, dan lingkungan termasuk pengembangan untuk potensi lain.
Pemerintah daerah akan melaksanakan pengawasan secara khusus terhadap penggunaan dana stimulus tersebut. Tujuannya mengantisipasi penyalahgunaan anggaran. (ils)



