BerandaNTBSUMBAWA BARATJajaki Kerja Sama dengan UM, Pemerintah KSB Fokus Cetak SDM Sesuai Kebutuhan...

Jajaki Kerja Sama dengan UM, Pemerintah KSB Fokus Cetak SDM Sesuai Kebutuhan Daerah

Taliwang (Suara NTB) – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mulai menjajaki kerja sama dengan Universitas Negeri Malang (UM) untuk mencetak sumber daya manusia (SDM) yang sesuai dengan kebutuhan pembangunan daerah.

Penjajakan itu dilakukan saat Bupati Sumbawa Barat H. Amar Nurmansyah dengan berkunjung ke Universitas Negeri Malang pada, Sabtu (5/9) pekan kemarin.

Sejumlah skema kerja sama dibahas mulai dari beasiswa, peningkatan kapasitas aparatur, program strata dua hingga gagasan pra university.

Bupati Amar mengatakan, penguatan SDM menjadi kebutuhan penting bagi KSB untuk mengubah potensi sumber daya alam menjadi kekuatan pembangunan yang berkelanjutan.

“Bagaimana emas yang ada di dalam bumi bisa dipindahkan dalam otak. Artinya, kekayaan yang kita miliki harus mampu ditransformasikan menjadi kekuatan sumber daya manusia yang unggul,” ujar Amar.

Menurut dia, KSB membutuhkan SDM dengan kompetensi yang tidak hanya kuat pada bidang pendidikan dan kesehatan. Pemerintah daerah juga perlu mendorong generasi muda mengambil bidang keilmuan yang selama ini masih kurang diminati, tetapi dibutuhkan dalam pembangunan. Karena itu, kerja sama dengan perguruan tinggi dinilai penting untuk memperluas pilihan pendidikan sekaligus menyiapkan SDM sesuai kebutuhan daerah.

Salah satu gagasan yang dibahas adalah pra university. Program tersebut diharapkan dapat menjadi tahapan persiapan bagi calon mahasiswa sebelum memasuki pendidikan tinggi. “Kita perlu menumbuhkan keberminatan kepada program tertentu yang memang dibutuhkan daerah. Termasuk kemungkinan inisiasi pra university,” kata Bupati Amar.

Untuk aparatur sipil negara (ASN) Pemda KSB, juga melihat peluang pengembangan program strata dua. Langkah tersebut diarahkan untuk meningkatkan kapasitas aparatur,sehingga mampu memberikan pelayanan publik yang lebih baik.

Rektor UM Prof. Dr. Hariyono, M.Pd., menyambut positif penjajakan tersebut. Ia menilai penguatan pendidikan merupakan faktor penting untuk menjaga keberlanjutan pembangunan daerah, terutama ketika sumber daya alam semakin banyak dieksplorasi.

“Bagaimana potensi tambang sudah dieksplorasi secara maksimal, maka peningkatan yang paling menentukan yaitu peningkatan pendidikan. Kami siap kalau diajak kerja sama,” tegasnya.

Hariyono juga mendukung gagasan pra university. Menurutnya, program tersebut perlu dikaji lebih luas di tengah tantangan peningkatan kemampuan literasi dan numerasi.

Dalam pertemuan itu, Direktur Kerja Sama UM Prof. Evi Eliyanah, Ph.D., memaparkan sejumlah peluang kolaborasi yang dapat dikembangkan bersama Pemda KSB.

Bupati Amar mengatakan, dari berbagai opsi yang dipaparkan, terdapat tiga hingga empat bidang yang dinilai sesuai dengan kebutuhan KSB. “Saya menganalisis, ada tiga atau empat yang berkesesuaian. Kami akan mempelajari lebih awal. Tingkat kebutuhan tinggi dari kami,” imbuhnya.(bug)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN










VIDEO