BerandaNTBKOTA BIMATawuran Antar Pelajar Marak, Satpol PP Kota Bima Perketat Pengamanan

Tawuran Antar Pelajar Marak, Satpol PP Kota Bima Perketat Pengamanan

Kota Bima (Suara NTB) – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bima,memperketat pengamanan akibat maraknya aksi tawuran antarpelajar dalam sepekan terakhir. Puluhan personel diturunkan ke sejumlah lokasi yang dinilai rawan, terutama menjelang jam pulang sekolah.

Kasat Pol PP Kota Bima, Erwin Rahadi, S. Sos., menjelaskan, aksi tawuran antarpelajar cukup meresah masyarakat. Sejumlah personel Satpol PP telah ditempatkan di sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat berkumpulnya pelajar.

“Dengan adanya informasi dari masyarakat terkait rencana tawuran itu dan makin seringnya akhir-akhir ini terjadi peristiwa tersebut. Saya sudah perintahkan puluhan anggota Satpol PP untuk turun ke lokasi melakukan pengaman,” ujarnya saat dikonfirmasi akhir pekan ini.

Proses pengamanan dikoordinasikan dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas di wilayah setempat. Personel disiagakan untuk mengantisipasi terjadinya bentrokan sekaligus mencegah pelajar terlibat dalam aksi tawuran. Erwin mengatakan, situasi di sejumlah titik memang masih ramai. Pihaknya juga menemukan adanya pihak-pihak yang diduga sengaja memancing keributan dan tawuran di kalangan pelajar.

“Memang ada beberapa pihak yang sengaja memancing keributan atau tawuran yang melibatkan para pelajar ini,” sebutnya.

Untuk mencegah aksi serupa kembali terjadi, Satpol PP bersama aparat kewilayahan juga memetakan sejumlah lokasi yang biasa menjadi tempat berkumpul para pelajar. Pengamanan akan difokuskan pada titik-titik tersebut, khususnya pada waktu yang dinilai rawan.

“Kami juga mengantisipasi situasi dengan menempatkan anggota Satpol PP bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas di beberapa lokasi, khususnya tempat-tempat yang biasa menjadi lokasi mereka berkumpul,” ujarnya.

Aparat penegak perda ini juga masih mencari langkah yang dinilai paling tepat untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Upaya itu dilakukan agar aksi tawuran tidak terus berulang dan tidak semakin meluas.

“Kami sedang mencarikan solusi terbaik untuk anak-anak ini,” pungkasnya.

Erwin mengimbau para pelajar untuk tidak mudah terprovokasi dan menghindari aksi yang dapat memicu tawuran. Ia juga mengajak pihak sekolah, orang tua, serta masyarakat ikut mengawasi aktivitas pelajar dan segera melaporkan apabila menemukan potensi terjadinya bentrokan. (hir)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN










VIDEO