BerandaNTBKOTA MATARAMASN Mengeluh TPP Belum Cair

ASN Mengeluh TPP Belum Cair

Mataram (Suara NTB) – Sejumlah aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kota Mataram,mengeluh tambahan penghasilan pegawai (TPP) bulan September belum cair.


Seorang pegawai Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Mataram mengeluhkan TPP bulan September belum dibayarkan. Padahal, pencairan biasanya setiap akhir bulan. “TPP bulan September belum cair,” kata sumber mengeluh dikonfirmasi, Rabu (14/10).


Ia tidak mengetahui penyebab belum dibayarnya tunjangan pegawai tersebut. Kondisi ini terus berulang terutama saat awal tahun dan pasca pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan.


Kondisi ini diakui berpengaruh terhadap kondisi keuangan. Sebab, ASN tidak bisa sepenuhnya mengandalkan gaji, karena telah terpotong untuk angsuran dan pengeluaran lainnya. “Satu-satunya yang kita andalkan dari TPP untuk memenuhi kebutuhan lainnya,” kata dia.


Pegawai Dinas Perdagangan Kota Mataram juga mengeluhkan hal yang sama. Terlambatnya pembayaran tambahan penghasilan pegawai (TPP) berpengaruh terhadap kondisi keuangan. Ia juga tidak mengetahui penyebab TPP belum dibayarkan. “TPP bulan September belum cair sampai pertengahan bulan Oktober,” katanya.


Dikonfirmasi terpisah, Kepala Badan Keuangan Daerah Kota Mataram, H. Muhammad Ramayoga menegaskan, pembayaran TPP ASN tidak ada masalah alias tetap dibayarkan. Proses pencairan tergantung pengajuan dari organisasi perangkat daerah (OPD) teknis. “Kalau belum cair berarti di SKPD yang ada masalah. Kalau kita tetap bayar,” klaim Yoga.


Mantan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Mataram menegaskan, pembayaran TPP tidak ada kaitannya dengan pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan.

Pasalnya, alokasi gaji pegawai termasuk TPP telah disiapkan, sehingga menjadi tanggungjawab OPD teknis untuk mengajukan. Ia mengaku beberapa OPD telah mengajukan pencairan TPP dan sedang diproses oleh bendahara pengeluaran. “Mungkin ada masalah di OPD yang bersangkutan,” jawabnya. (cem)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN












VIDEO