spot_img
Sabtu, Juli 20, 2024
spot_img
BerandaBREAKING NEWSPanitia MXGP Mengaku Kooperatif Soal Pajak, Sudah Buka Komunikasi dengan BKD Kota...

Panitia MXGP Mengaku Kooperatif Soal Pajak, Sudah Buka Komunikasi dengan BKD Kota Mataram

Mataram (Suara NTB) – Panitia penyelenggara Motocross Grand Prix (MXGP) Lombok 2024 sekaligus National Media Officer of MXGP Indonesia, Yulia mengaku sudah menerima surat dari Badan Keuangan Daerah (BKD) kota Mataram.

“Sudah dikirimin surat, nanti kami datang ke kantor BKD. Kami sudah membuka komunikasi dengan teman-teman yang ada di BKD kota Mataram,” katanya setelah ajang kualifikasi MXGP dan MX2 seri kedua selesai pada Sabtu, 7 Juli 2024.

Dilayangkannya surat oleh BKD kota Mataram ke PT Samota Enduro Gemilang (SEG) tersebut akibat dari PT SEG yang dianggap tidak kooperatif memberikan informasi jumlah pengunjung dan penjualan tiket pada gelaran MXGP seri pertama di Sirkuit Eks Bandara Selaparang pada 29 Juni 2024 – 30 Juni 2024.

Menyikapi hal tersebut, Yulia mengaku bahwa pihaknya selalu kooperatif dalam memberikan informasi jumlah tiket yang terjual ke BKD kota Mataram, mulai dari sejak pertama event ini digelar yaitu tahun 2022.

Namun, karena BKD kota saat ini merupakan pelaksana tugas (Plt), sehingga terjadi kekeliruan atau miskomunikasi terkait bagaimana regulasi penyerahan informasi jumlah tiket terjual.

“BKD sekarang kan plt, jadi untuk saat ini kami memang dari tahun 2022, karena ini memang event internasional, bukan event hiburan, jadi memang sepengetahuan kami dari tahun 2022 untuk tiket sendiri itu memang bentuknya tidak diporporasi untuk event internasional, tapi melaporkan jumlah keseluruhan penjualan tiket,” lanjutnya.

Ia menjelaskan bahwa event MXGP ini merupakan gelaran internasional, bukan gelaran hiburan. Hanya saja, adanya panggung ini sebagai pemeriah acara, pun tiket MXGP dan tiket konser tidak dibedakan, yang mana apabila sudah membeli tiket MXGP, maka penonton bisa juga menonton konser.

Menurutnya sesuai dengan yang sudah dilakukan pada event MXGP sebelumnya, karena ini gelaran internasional, maka tidak perlu diporporasi, hanya saja perlu pelaporan jumlah keseluruhan penjualan tiket, dan panitia MXGP siap untuk datang ke BKD untuk membicarakan permasalahan ini.

Selain itu, ia juga merespons adanya dugaan asal klaim jumlah pengunjung yang mana Direktur SEG, Diaz Rahmah Irhani mengatakan bahwa pengunjung pada seri pertama MXGP Lombok 2024 mencapai 40.000 orang. Namun BKD Mataram mengatakan jumlah pengunjung tidak sampai angka tersebut jika berkaca pada gelaran tahun lalu.

“Jumlah penonton ada jenis-jenis atensi tiket, dan kita menghitung semua, termasuk pekerja juga, jadi jumlah penonton ini mencakup satu lingkungan ini, sekarang penontonnya lebih banyak, karena dari Amtenar saja mereka menjual tiket sendiri, teman-teman tahu lah antusiasme warga NTB menonton Antenar,” ujarnya.

Menurut Yulia, jumlah penonton tahun ini akan lebih banyak dibanding tahun lalu, hal ini karena artis yang akan tampil besok adalah Raisa, juga akan datang Direktur Event dan Pemasaran Kementrian Pariwisata, Deputi Bidang Pemberdayaan dan Olahraga Kemenpora, juga Pj Gubernur NTB yang baru, Mayjen TNI (Purn) Hassanudin yang akan membuka opening ceremony pada Minggu, 7 Juli 2024. (era)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -


Most Popular

Recent Comments