Minggu, April 26, 2026

BerandaADVERTORIALUnizar Wisuda 191 Sarjana pada Wisuda Ke-78, Siapkan Generasi Unggul Menuju Indonesia...

Unizar Wisuda 191 Sarjana pada Wisuda Ke-78, Siapkan Generasi Unggul Menuju Indonesia Emas 2045

Mataram (Suara NTB) – Universitas Islam Al-Azhar (Unizar) menggelar Wisuda Sarjana Strata Satu (S1) ke-78 di Ballroom Rinjani Hotel Lombok Raya, Kota Mataram dalam suasana haru dan penuh kebanggaan, pada Sabtu (25/4/2026). Mengusung tema “Youth, Knowledge, and Impact for Nation”, sebanyak 191 wisudawan resmi dikukuhkan dalam Rapat Senat Terbuka yang dipimpin oleh Ketua Senat Akademik, Dr. Drs. H. Sahar, SH., MM.

Para wisudawan tersebut berasal dari enam fakultas, yakni Fakultas Teknik (24 orang), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (19 orang), Fakultas Pertanian (12 orang), Fakultas Hukum (31 orang), Fakultas MIPA (4 orang), dan Fakultas Kedokteran yang mendominasi dengan 101 orang. Dari total tersebut, sebanyak 52 wisudawan berhasil meraih predikat cumlaude.

Tak hanya itu, mahasiswa terbaik dari masing-masing fakultas juga mendapatkan penghargaan dari sejumlah mitra perbankan, di antaranya Bank BPR Warga Adi Mulya, Bank Mandiri, Bank BNI, Bank Dinar, Bank Mandiri Taspen.

Dalam pidatonya, Rektor Unizar, Dr. Ir. Muh. Ansyar, M.P., menegaskan, wisuda bukan sekadar seremoni akademik, melainkan titik awal tanggung jawab yang lebih besar. “Gelar yang saudara sandang hari ini bukan hanya deretan huruf di belakang nama, tetapi simbol tanggung jawab moral dan intelektual untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat dan bangsa,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua yang telah berjuang mengantarkan putra-putrinya hingga mencapai tahap ini. Menurutnya, keberhasilan wisudawan tidak lepas dari doa dan pengorbanan orang tua.

Rektor Unizar, Muh. Ansyar saat mewisuda salah satu wisudawan dalam acara wisuda S1 ke-78 Unizar di Mataram, Sabtu (25/4/2026). (Suara NTB/ist)

Perwakilan wisudawan terbaik, Nyoman Ayu Vany Shanita, menyampaikan bahwa kelulusan ini adalah hasil dari perjalanan panjang yang penuh perjuangan. “Hari ini kita tidak hanya merayakan kelulusan, tetapi juga merayakan keberanian untuk tetap bertahan di tengah berbagai tantangan,” ungkapnya haru.

Sementara itu, perwakilan wisudawan inspiratif, Ahmad Yahya, menekankan pentingnya daya juang dan pengalaman selama kuliah. “Kemenangan terbesar bukan pada piala yang diraih, tetapi pada keyakinan bahwa mahasiswa Unizar mampu bersaing di tingkat nasional,” ujarnya.

Ketua Ikatan Keluarga Alumni Unizar, H. Lendek Jayadi, SE., MM, mengingatkan para lulusan untuk menjaga integritas dan terus mengembangkan diri di tengah dunia yang semakin kompetitif.  “Gelar sarjana bukan akhir, tetapi awal pengabdian. Jadilah pribadi yang adaptif, kreatif, dan tetap menjaga nama baik almamater,” pesannya.

Ketua Yayasan Pesantren Luhur Al-Azhar, Dr. Ir. H. Nanang Samodra KA, M.Sc, menyoroti kontribusi besar Unizar, khususnya dalam bidang kesehatan. Ia mengungkapkan bahwa sekitar 40 persen dokter yang bekerja di instansi pemerintah di NTB merupakan lulusan Unizar.

“Ini merupakan capaian yang sangat membanggakan. Unizar pernah menjadi satu-satunya perguruan tinggi swasta dengan program kedokteran, dan kini terus berkembang menjadi lebih baik,” jelasnya.

Ia juga mendorong pengembangan program studi unggul, pembukaan jenjang magister, serta penguatan akreditasi institusi ke depan.

Kepala LLDikti Wilayah VIII Bali dan NTB, Dr. I Gusti Lanang Bagus Eratodi, menegaskan bahwa para lulusan Unizar merupakan bagian dari generasi penerus bangsa. “Kami yakin para lulusan hari ini adalah calon ujung tombak Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya peningkatan Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan tinggi serta relevansi program studi dengan kebutuhan masyarakat.

Sebagai perguruan tinggi di bawah naungan Yayasan Pesantren Luhur Al-Azhar, Unizar terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan berkualitas. Dengan mengedepankan nilai Islam rahmatan lil’alamin, Unizar menanamkan keseimbangan antara ilmu, iman, dan amal, sekaligus memperkuat ekosistem riset, inovasi, serta kolaborasi dengan berbagai mitra.

Wisuda ke-78 ini bukan hanya menjadi penanda kelulusan, tetapi juga awal langkah para lulusan untuk memberi dampak nyata bagi masyarakat, daerah, dan bangsa Indonesia. (ron/*)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO