Mataram (Suara NTB) – Kelompok Studi Pasar Modal (KSPM) Universitas Islam Al-Azhar (Unizar) menggelar seminar bertema Basic Editing and Social Media for Gen-Z Marketing di Aula Abdurrahim Unizar pada Jumat (22/5/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 Wita tersebut menghadirkan Founder Lombok Experience, I Dewa Gede Widipratama, S.Kom., sebagai narasumber utama dan dipandu oleh moderator Nadhya Nurfadhila, mahasiswi Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unizar.
Seminar ini diikuti oleh pengurus KSPM Unizar, mahasiswa Unizar, hingga perwakilan KSPM Universitas Mataram (Unram). Hadir pula sejumlah pimpinan dan pejabat di lingkungan FEB Unizar, di antaranya Dekan FEB Unizar Baiq Dewi Lita Andiana, SE., M.App.Com., Ketua Program Studi Ekonomi Pembangunan Mimi Cahayani, SE., ME., Pembina KSPM Unizar I Putu Septian Adi Prayuda, S.Si., M.S.M., serta jajaran dosen lainnya.
Ketua KSPM Unizar, Febriansyah Pratama, dalam sambutannya menyampaikan bahwa seminar tersebut merupakan bentuk nyata program kerja organisasi dalam meningkatkan kemampuan mahasiswa menghadapi perkembangan era digital.
“Kami menyadari bahwa di era digital saat ini, kemampuan dalam memanfaatkan media sosial menjadi hal yang sangat penting. Oleh karena itu, melalui kegiatan pelatihan ini kami ingin memberikan ruang belajar dan pengembangan keterampilan bagi seluruh peserta,” ujarnya.
Ia menambahkan, mahasiswa saat ini tidak cukup hanya memahami teori di bangku kuliah, tetapi juga harus memiliki kreativitas, kemampuan teknis, dan keterampilan komunikasi agar mampu bersaing di dunia kerja maupun organisasi.
“Kita tidak hanya sekadar menjalankan kegiatan organisasi, tetapi juga harus mampu menghadirkan inovasi dan kreativitas dalam setiap program yang dilaksanakan,” tambahnya.
Sementara itu, Pembina KSPM Unizar, I Putu Septian Adi Prayuda, S.Si., M.S.M., menilai tema seminar yang diangkat sangat relevan dengan perkembangan dunia digital saat ini. Menurutnya, media sosial kini telah berkembang jauh melampaui fungsi hiburan semata.
“Media sosial sekarang berkembang menjadi sarana personal branding, organization branding, bahkan menjadi bagian penting dalam dunia bisnis. Karena itu, menghadirkan narasumber seperti I Dewa Gede Widipratama, S.Kom., menjadi pilihan yang sangat tepat,” jelasnya.
Ia juga menceritakan perjalanan narasumber dalam membangun Lombok Experience yang berawal dari keresahan melihat potensi wisata Lombok yang lebih dikenal wisatawan luar dibandingkan masyarakat lokal sendiri.
“Berangkat dari keresahan itulah beliau mulai membangun Lompok Experience hingga berkembang seperti sekarang. Bahkan saat ini sudah banyak bekerja sama dengan hotel dan mitra lainnya untuk memperkenalkan wisata Lombok lebih luas,” katanya.
Menurut I Putu Septian, pengalaman tersebut menjadi contoh nyata bagi mahasiswa bahwa peluang bisnis dapat dibangun dari kreativitas dan pemanfaatan media sosial secara maksimal.
“Jangan takut memulai. Dalam membangun usaha dibutuhkan kerja keras, konsistensi, dan semangat pantang menyerah,” pesannya kepada peserta seminar.

Seminar tersebut secara resmi dibuka oleh Dekan FEB Unizar, Baiq Dewi Lita Andiana, SE., M.App.Com. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi KSPM Unizar yang tidak hanya fokus pada kegiatan investasi dan pasar modal, tetapi juga aktif mengembangkan kemampuan soft skill mahasiswa.
“Tema seminar hari ini sangat relevan dengan kondisi Gen Z saat ini. Kami sangat mengapresiasi teman-teman KSPM karena tidak hanya fokus di bidang investasi dan pasar modal, tetapi juga berupaya meningkatkan kemampuan mahasiswa melalui pelatihan seperti ini,” ungkapnya.
Menurutnya, Gen Z merupakan generasi yang tumbuh bersama perkembangan media sosial sehingga penting untuk memahami bagaimana memanfaatkan media sosial secara positif dan produktif.
“Kami berharap Gen Z tidak hanya menjadi konsumen konten, tetapi juga mampu menjadi kreator konten yang kreatif, memiliki strategi yang baik, dan bertanggung jawab,” tuturnya.
Ia juga menekankan pentingnya kemampuan basic editing dalam menciptakan konten yang menarik dan berkualitas.
“Konten yang baik bukan hanya menarik perhatian, tetapi juga harus memiliki nilai edukatif dan tanggung jawab sosial,” tambahnya.
Dalam sesi materi, narasumber I Dewa Gede Widipratama, S.Kom., membagikan pengalaman membangun branding digital dan strategi pemasaran melalui media sosial. Ia menjelaskan bahwa konsistensi menjadi salah satu kunci utama dalam membangun identitas digital maupun bisnis.
“Di era sekarang, media sosial bukan hanya tempat hiburan, tetapi sudah menjadi alat komunikasi, promosi, bahkan sumber penghasilan. Anak muda harus berani memulai dan terus belajar mengembangkan kreativitasnya,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan peserta agar tidak hanya fokus membuat konten viral, tetapi juga memperhatikan kualitas dan manfaat dari konten yang dibagikan.
“Konten yang baik adalah konten yang bisa memberikan dampak positif dan memiliki nilai bagi audiens. Jangan hanya mengejar ramai, tetapi pikirkan juga manfaatnya,” jelasnya.
Melalui seminar ini, KSPM Unizar berharap mahasiswa semakin memahami pentingnya kemampuan editing dan strategi media sosial sebagai bekal menghadapi tantangan dunia digital sekaligus membuka peluang usaha kreatif di masa depan.
Tentang Unizar dan Penerimaan Mahasiswa Baru
Yayasan Pesantren Luhur Al-Azhar berdiri tahun 1979, mengambil peran di bidang pendidikan. Yayasan menganggap bidang pendidikan merupakan persoalan yang sangat urgen untuk dipecahkan. Pada saat yang bersamaan, jumlah perguruan tinggi di NTB masih sangat sedikit. Tidak sebanding dengan jumlah calon mahasiswa yang terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Untuk alasan itulah, kemudian pada tanggal 10 Mei 1981 Yayasan Pesantren Luhur Al-Azhar mengeluarkan Surat Keputusan Nomor 01/YPLA/1981 tentang Pembentukan Universitas Islam Al-Azhar di Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Saat ini terdapat tujuh (7) fakultas dengan 12 (dua belas) program studi di Universitas Islam Al-Azhar.
Unizar sedang membuka penerimaan mahasiswa baru, klik https://pmb.unizar.ac.id/ untuk info lebih lanjut. (ron/*)


