BerandaNTBSUMBAWAPenanganan Ruas Jalan Batudulang- Tepal Baru 32 Persen

Penanganan Ruas Jalan Batudulang- Tepal Baru 32 Persen

Sumbawa Besar (Suara NTB)

Pemkab Sumbawa mengklaim, penanganan ruas jalan Batudulang-Tepal segmen Batudulang- Punik senilai Rp83 miliar melalui Inpres Jalan Daerah (IJD) terus mengalami deviasi positif. Capaian pekerjaan sekitar 32 persen dari target yang ditetapkan pemerintah.

“Pekerjaan progres fisiknya mencapai sekitar 32 persen dan itu kita anggap sudah cukup bagus. Karena untuk tahap pengeprasan sudah selesai dilakukan tinggal pembersihan sisa galian sebelum pengaspalan,” kata Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Sumbawa, Lalu Suharmaji Kertawijaya, kepada Suara NTB, Senin (15/6).

Capaian 32 persen itu lanjut Suharmaji, lantaran tahap pengeprasan tebing sudah selesai dilakukan. Bahkan untuk penanganan terhadap 8,1 kilometer untuk penataan, penggalian saluran sudah selesai dilakukan dan sudah terkoneksi semua.

Proyek yang ditargetkan rampung bulan November 2026 tersebut, terus berjalan dengan sisa waktu pekerjaan yang masih cukup lama. Apalagi saat ini kendala cuaca sudah tidak ada lagi, sehingga pihaknya optimis bisa selesai di bulan Oktober atau sebelum kontrak berakhir.

“Saat ini proses pemasangan u ditch termasuk penentuan elevasi gorong-gorong termasuk peletakan LPB dan LPA sebelum proses pengaspalan dilakukan,” ujarnya.

Pemerintah juga meminta kepada kontraktor pelaksana untuk bisa memperhatikan beberapa titik rawan seperti tikungan dan tanjakan. Hal itu menjadi atensi, karena Kementerian PU memberikan syarat khusus bahwa tanjakan tidak boleh lebih dari 20 persen.

“Kondisi ruas jalan dari Batudulang- Punik banyak sekali tanjakan yang melebihi standar ada yang 30 persen bahkan di beberapa titik ada yang 50 persen sehingga itu harus menjadi atensi,” tekannya.

Menurutnya, penaganan ruas Batudulang–Tepal merupakan bagian penting dari prioritas pembangunan infrastruktur daerah. Dari total panjang ruas sekitar 27 kilometer yang sudah ditangani baru 14,2 kilometer dan penanganan yang dilakukan saat ini (2026) sepanjang 8,1 kilometer.

“Jadi, secara total ruas jalan yang sudah ditangani dan akan seki tar 22,3 kilometer. Sisanya ada sekitar 5 kilometer masih dalam kondisi bagus aspalnya mulai dari Punik sampai akse Brang Petang yang dilaksanakan pada tahun 2023 lalu,” ujarnya.

Total anggaran nasional untuk IJD ini mencapai Rp2,8 triliun. Kabupaten Sumbawa menjadi satu-satunya daerah di Provinsi NTB, yang memperoleh program ini dengan nilai kontrak yang telah ditandatangani pada 22 Desember 2025 mencapai Rp83 miliar di tahap awal.

“Anggaran itu terdiri dari Rp83 miliar untuk pekerjaan konstruksi dan Rp2,9 miliar untuk konsultan dengan masa kontrak hingga 16 November 2026. Secara keseluruhan, total anggaran multiyears untuk ruas jalan wilayah selatan mencapai Rp385 miliar,” tukasnya. (ils)


IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN






VIDEO