BerandaNTBLOMBOK UTARARetribusi Ditarget Rp2,75 Miliar, BLUD Persampahan Sasar Dapur MBG di KLU

Retribusi Ditarget Rp2,75 Miliar, BLUD Persampahan Sasar Dapur MBG di KLU

Tanjung (Suara NTB) – Retribusi Persampahan pada tahun 2026 ditarget cukup besar, mencapai Rp2,75 miliar. Dalam lima bulan, Januari hingga Mei realisasinya mencapai 24 persen atau sekitar Rp660 juta rupiah.


Kepala UPTD Persampahan pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lombok Utara (KLU), Faturrahman Wiratmo, Selasa (23/6/2026), mengungkapkan nominal target retribusi persampahan ditetapkan meningkat. Tahun 2025 lalu, target retribusi ditetapkan Rp1,5 miliar dengan capaian realisasi 104 persen atau sekitar Rp1,56 miliar.


“Dari target tahun ini sebesar Rp2,75 miliar, capaian hingga memasuki triwulan II sebesar 24 persen,” ujar Wiratmo.


Capaian retribusi hingga pertengahan tahun belum mencapai ekspektasi minimal 50 persen. Hal ini disebakan oleh banyak kondisi. Selain keterbatasan anggaran operasional, kebutuhan biaya operasional juga tidak sedikit.


Diakuinya, pagu anggaran operasional yang dialokasikan ke BLUD hanya mampu untuk memenuhi kegiatan pelayanan selama lima bulan. Untuk menutup kekurangan biaya operasional, pihaknya banyak bergantung pada pendapatan retribusi yang sudah dihimpun.


“Biaya operasional yang harus ditanggung cukup besar, mulai dari armada angkutan, alat berat, hingga aktivitas pengelolaan di TPST Gili Trawangan,” sebutnya.


Wiratmo melanjutkan, perolehan retribusi persampahan masih bergantung pada dominasi kontribusi pelaku usaha perhotelan khususnya di wilayah daratan Lombok Utara. Sedangkan penghimpunan retribusi sampah di Gili Trawangan, masih melibatkan KSM Forum Masyarakat Peduli Lingkungan (FMPL).


BLUD Persampahan juga terus mendorong partisipasi aktif masyarakat untuk menjadi pelanggan Persampahan. Selain itu, BLUD juga menyasar pelanggan baru dari dapur SPPG program MBG. Dimana, retribusi tiap-tiap SPPG mengacu pada jumlah ritase dari volume pengangkutan sampah selama satu bulan sebagaimana diatur dalam Peraturan Daerah tentang Retribusi. Dari data pelayanan persampahan pada dapur MBG, BLUD Persampahan memperoleh tambahan retribusi berkisar paling banyak Rp2 juta per bulan.


“Saat ini, sekitar enam hingga tujuh dapur MBG aktif telah menjadi pelanggan layanan pengangkutan sampah. Harapan kita, dapur-dapur yang lain segera berkoordinasi dengan BLUD Persampahan karena ada potensi sampah dari aktivitas penyediaan makanan program MBG,” tandasnya. (ari)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN






VIDEO