Mataram (Suara NTB) – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) atau Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Nusa Tenggara Barat (NTB) jalur nilai rapor resmi dimulai besok, Rabu (1/7/2026) hingga Jumat (3/7/2026). Berbeda dengan dua jalur sebelumnya—yaitu Afirmasi dan Domisili—jalur nilai rapor ini didasarkan pada rekam jejak nilai akademik calon pendaftar.
Kepala Bidang Pembinaan SMK-PK Dikpora NTB, Hasbi, mengungkapkan, kuota di sebagian besar SMK (khususnya di Kota Mataram) sebenarnya sudah terpenuhi pada dua jalur terdahulu. Bahkan, pendaftar di beberapa sekolah sempat membludak.
Meski demikian, masyarakat tidak perlu khawatir karena kuota di sejumlah sekolah lain masih tersedia, seperti di SMKN 5 Mataram, SMKN 6 Mataram, SMK PP, SMK Labuapi, SMK Batulayar, dan SMK Gunungsari.
Untuk itu, Hasbi mendorong para calon siswa yang mendaftar lewat jalur rapor ini agar membidik sekolah-sekolah yang kursinya masih lowong.
“Mulai hari besok tanggal 1 (Juli) itu kita ikhtiarkan juga untuk teman-teman (SMK) yang masih sedikit siswanya untuk membuka stan di SMK-SMK besar. Jadi nanti langsung kalau ada yang mau daftar, daftar langsung di situ,” ujarnya, Selasa (30/6/2026).
Hasbi menekankan agar calon siswa tidak memaksakan diri mendaftar di sekolah yang kuotanya sudah penuh dan mulai mempertimbangkan sekolah lain yang masih membuka kesempatan. Menurutnya, kualitas seluruh SMK di NTB saat ini sudah setara, baik dari segi fasilitas maupun kompetensi para pengajarnya.
“Sebetulnya yang paling penting itu bagi peserta didik, calon peserta didik baru untuk tidak berjubel di sekolah-sekolah besar. Sebetulnya sekolah-sekolah kita yang kayak SMK 5, SMK 6, SMK Labuapi, SMK PP, SMK Gunungsari, SMK Batulayar, itu juga sama, kualitasnya sama, guru-gurunya juga kompeten,” terangnya.
Melalui jalur nilai rapor ini, ia berharap proses pendaftaran dapat berlangsung lancar dan kondusif tanpa ada penumpukan di sekolah tertentu. Dengan begitu, upaya pemerataan kualitas pendidikan di NTB dapat segera terwujud.
“Harapan kita itu supaya pemerataan akses sudah sama semua. Jadi silakan di yang berada di wilayah sekitar sekitaran kota, itu banyak SMK kita. Seluruh NTB ada. Jadi tidak ada lagi yang di sekitar itu yang tidak ada SMK-nya,” pungkas Hasbi.
Prosedur dan Tahapan Pendaftaran Jalur Nilai Rapor
Bagi calon siswa yang akan mendaftar, berikut adalah prosedur resmi pendaftaran SPMB jenjang SMK jalur nilai rapor:
Tahap pra-pendaftaran
1. Setiap calon murid wajib mengisi formulir Pendataan Pra SPMB secara online sebelum melakukan pendaftaran utama. Pengisian data diri dilakukan melalui laman:
[https://spmb.ntbprov.go.id/student/registration](https://spmb.ntbprov.go.id/student/registration)
2. Calon murid yang telah menyelesaikan pendataan pra-SPMB wajib melakukan Pendaftaran Online melalui laman:
[https://spmb.ntbprov.go.id/student/login](https://spmb.ntbprov.go.id/student/login) sesuai dengan tanggal pelaksanaan jalur pendaftaran.
Sebagai catatan, sekolah dapat memfasilitasi sarana pendaftaran bagi calon murid yang mengalami kesulitan akses jaringan internet).
Sementara itu, langkah-langkah pendaftaran jalur nilai rapor
Setelah masuk ke sistem aplikasi SPMB Online, berikut langkah yang harus diikuti:
1. Login Aplikasi, calon murid baru menginput Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) dan Tanggal Lahir sebagai password default (atau menggunakan password baru yang telah dibuat).
2. Unggah Foto, wajib mengunggah foto diri menggunakan seragam sekolah SMP/MTs sederajat dengan latar belakang warna Merah.
3. Data Orang Tua, wajib menginput nama orang tua kandung sesuai dengan yang tertera pada akta kelahiran.
4. Input Nilai Rapor, menginput nilai rapor Semester 1, 2, 3, 4, dan 5 untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, dan IPA.
5. Pilih Kompetensi Keahlian, wajib memilih 1 (satu) kompetensi keahlian pada jenis/kelompok keahlian yang sama secara berurutan pada satu sekolah.
6. Cetak Bukti, mencetak bukti pendaftaran online yang diterbitkan oleh sistem.
7. Verifikasi Berkas, melakukan verifikasi berkas langsung ke sekolah tujuan dengan membawa cetakan bukti pendaftaran online beserta dokumen pendukung asli untuk diperiksa oleh operator sekolah. (sib/*)

