BerandaPOLHUKAMPOLITIKKPU RI Cek Kesiapan Jajaran Penyelenggara di NTB Jelang Hadapi Tahapan Pemilu

KPU RI Cek Kesiapan Jajaran Penyelenggara di NTB Jelang Hadapi Tahapan Pemilu

Mataram (Suara NTB) – Anggota KPU RU Divisi Sumber Daya Manusia, Parsadaan Harahap, turun langsung ke KPU Provinsi NTB dan Kabupaten/Kota untuk melakukan pembinaan dan monitoring kondisi satuan kerja pada masa non tahapan Pemilu, sekaligus memastikan kesiapan organisasi dalam menghadapi tahapan Pemilu 2029.

Dalam kesempatan tersebut Parsadaan Harahap menegaskan bahwa kekuatan utama penyelenggara pemilu tidak hanya terletak pada aspek administrasi dan kelembagaan. Tetapi juga pada kemampuan menjaga soliditas internal serta kepercayaan masyarakat.

“Kedua hal tersebut menjadi fondasi penting agar KPU tetap dipercaya sebagai penyelenggara pemilu yang profesional, mandiri, dan berintegritas,” ungkapnya pada Sabtu pekan kemarin.

Rangkaian kunjungan dimulai di KPU Kabupaten Lombok Tengah, dilanjutkan ke KPU Kabupaten Lombok Barat dan KPU Kota Mataram pada hari pertama. Hari berikutnya, Ia mengunjungi KPU Kabupaten Lombok Timur dan KPU Kabupaten Lombok Utara.

Dalam kunjungannya itu, Parsadaan Harahap mengingatkan agar seluruh jajaran tetap menjalankan tugas dan fungsi kelembagaan secara optimal meskipun belum memasuki tahapan pemilu.

Ia meminta agar rapat pleno rutin tetap dilaksanakan, diskusi bertema demokrasi dan kepemiluan terus digelar, pelayanan publik tetap dioptimalkan, serta pengelolaan arsip senantiasa diperbarui. “Mari kita jaga selalu soliditas, dan yang paling penting menjaga trust publik,” tegas Parsadaan.

Kehadiran KPU Provinsi NTB menjadi bentuk sinergi dan komitmen bersama dalam memperkuat koordinasi, pembinaan, serta memastikan kesiapan seluruh KPU Kabupaten/Kota menghadapi agenda kepemiluan mendatang.

Pada kesempatan itu juga, Parsadaan menyinggung terkait kebijakan efisiensi anggaran yang tidak menjadi penghalang bagi jajaran KPU Kabupaten/Kota di NTB untuk terus menghadirkan inovasi pelayanan publik. Menurutnya, inovasi yang lahir di tengah keterbatasan anggaran menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Inovasi pelayanan ini mencerminkan komitmen dalam membangun birokrasi yang profesional, bersih, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik. Langkah ini menjadi bukti bahwa semangat berbenah tetap berjalan meskipun organisasi dihadapkan pada tantangan efisiensi anggaran,” serunya.

Selain memberikan apresiasi terhadap inovasi, Dirinya mengingatkan seluruh KPU Kabupaten/Kota agar terus mempertahankan kualitas pelayanan, meningkatkan profesionalisme aparatur, serta menjaga kepercayaan masyarakat sebagai modal utama menghadapi tahapan Pemilu Tahun 2027.

“Inovasi pelayanan harus berjalan beriringan dengan penguatan budaya kerja, soliditas organisasi, dan integritas seluruh jajaran. Sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap dapat diberikan secara optimal meskipun dihadapkan pada berbagai tantangan,” pungkasya. (ndi)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO