BerandaNTBKOTA MATARAMDiarpus Mataram Siapkan Taman Baca di RTH Pagutan, Anggaran Rp300 Juta Dialokasikan...

Diarpus Mataram Siapkan Taman Baca di RTH Pagutan, Anggaran Rp300 Juta Dialokasikan pada 2027

Mataram (Suara NTB) – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diarpus) Kota Mataram akan melengkapi fasilitas Ruang Terbuka Hijau (RTH) Pagutan di Kelurahan Pagutan Timur, Kecamatan Mataram, dengan taman baca. Fasilitas tersebut disiapkan sebagai upaya meningkatkan minat baca dan literasi masyarakat melalui penyediaan ruang baca yang mudah diakses di ruang publik.

Pembangunan taman baca dipilih karena RTH Pagutan dinilai sebagai salah satu ruang publik yang strategis dengan jumlah pengunjung yang cukup tinggi dari berbagai kalangan, terutama pada akhir pekan dan hari libur.

Kepala Diarpus Kota Mataram, H. Muhammad Carnoto, mengatakan konsep pembangunan taman baca di RTH Pagutan telah selesai disusun. Untuk merealisasikan program tersebut dibutuhkan anggaran sekitar Rp300 juta yang akan dialokasikan melalui APBD Kota Mataram Tahun Anggaran 2027.

“Kebutuhan anggaran itu sudah disetujui untuk dialokasikan pada tahun 2027, bersumber dari APBD Kota Mataram,” ujarnya, Selasa (21/7).

Carnoto menjelaskan, konsep taman baca di RTH Pagutan akan mengadopsi fasilitas serupa yang telah tersedia di Taman Sangkareang dan Taman Udayana. Nantinya, taman baca tersebut akan dilengkapi rak koleksi buku, area membaca yang nyaman, serta petugas yang bertugas melayani pengunjung.

Selain menyediakan koleksi buku cetak, Diarpus juga akan menghadirkan layanan perpustakaan digital melalui titik baca (reading point). Pengunjung cukup memindai kode batang (barcode) yang tersedia untuk mengakses ribuan koleksi buku digital menggunakan telepon pintar.

“Pengunjung bisa menikmati koleksi buku digital hingga radius 300 meter,” jelasnya.

Menurut Carnoto, konsep tersebut sejalan dengan fungsi RTH Pagutan sebagai ruang publik terpadu yang telah dilengkapi berbagai fasilitas, seperti area olahraga, tempat bermain anak, ruang edukasi, hingga area transaksi bagi pelaku usaha mikro. Kehadiran taman baca diharapkan dapat menjadi alternatif aktivitas bagi masyarakat setelah berolahraga atau berwisata di kawasan tersebut.

“Setelah berolahraga atau beraktivitas di RTH, masyarakat bisa beristirahat sambil membaca buku. Kami ingin ruang publik ini tidak hanya menjadi tempat rekreasi, tetapi juga sarana edukasi,” katanya.

Ia menambahkan, koleksi yang akan disediakan diperkirakan mencapai sekitar 2.000 eksemplar yang terdiri atas buku fiksi maupun nonfiksi. Jumlah tersebut juga akan didukung dengan koleksi digital yang dapat diakses secara gratis oleh masyarakat.

Carnoto menegaskan, pihaknya berkomitmen menghadirkan taman baca yang nyaman dan menarik sehingga mampu meningkatkan minat masyarakat untuk membaca sekaligus menjadikan RTH Pagutan sebagai salah satu pusat literasi baru di Kota Mataram.

“Kami berkomitmen taman baca ini dibuat senyaman mungkin agar pengunjung betah membaca dan memanfaatkan fasilitas yang kami sediakan,” pungkasnya. (pan)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO