Bima (Suara NTB) – Bupati Bima Ady Mahyudi menggelar mutasi dan promosi pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bima pada, Rabu (22/7). Selain melantik pejabat struktural, juga dilakukan pelantikan terhadap pejabat fungsional yakni, 264 kepala sekolah sebagai bagian dari penataan organisasi dan penguatan pelayanan publik.
Mutasi tersebut tertuang dalam Keputusan Bupati Bima Nomor 821.2/439/07.2/Tahun 2026 tentang Pengangkatan, Pemindahan, dan Pemberhentian Dalam dan Dari Jabatan Struktural Lingkup Pemerintah Kabupaten Bima.
Dalam keputusan tersebut, sejumlah pejabat mendapat promosi maupun perpindahan jabatan. Muhammad Faris, S.KM., M.P.H. yang sebelumnya menjabat Kepala Bidang Perencanaan Pembangunan Sosial dan Budaya pada Bappeda Kabupaten Bima dipercaya menjadi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Bima.
Sementara itu, Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bima, Zainuddin S.S., diangkat menjadi Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Bima.
Di tingkat kecamatan, Edison, S.E., yang sebelumnya menjabat Sekretaris Kantor Camat Wera dilantik sebagai Camat Wera. Arsad, S.E., yang sebelumnya Sekretaris Kantor Camat Ambalawi dipercaya menjadi Camat Ambalawi.
Rotasi juga dilakukan pada sejumlah jabatan administrator lainnya. Jenfris, S.E., M.Si. diangkat menjadi Sekretaris Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bima. Ahyani, S.Ag., dipercaya menjadi Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Bima.
Selain itu, Gunawan, S.Pd., M.Pd. yang sebelumnya menjabat Kepala Seksi Pemerintahan Kantor Camat Bolo dilantik menjadi Sekretaris Kantor Camat Bolo. Titian Sumarni, S.E., juga mendapat amanah sebagai Kepala Seksi Pemerintahan Kantor Camat Palibelo.
Selain melantik pejabat struktural, Bupati Bima juga melantik sebanyak 264 kepala sekolah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bima. Pelantikan tersebut menjadi bagian dari penataan aparatur di sektor pendidikan guna mendukung peningkatan tata kelola dan pelayanan pendidikan di daerah.
Dalam amanatnya, Bupati Ady Mahyudi menegaskan pelantikan tersebut bukan sekadar mengisi jabatan, melainkan langkah strategis memperkuat kapasitas birokrasi untuk mewujudkan visi pembangunan Kabupaten Bima 2025-2029.
“Jabatan ini bukan penghargaan atas prestasi Bapak dan Ibu di masa lalu, melainkan untuk menghasilkan kinerja yang lebih baik di masa depan,” tegasnya.
Ia meminta para pejabat pimpinan tinggi pratama dan administrator menjadi motor penggerak reformasi birokrasi yang berorientasi pada hasil. Menurutnya, budaya kerja profesional, disiplin, kolaboratif, dan inovatif harus dibangun dengan menghilangkan ego sektoral yang selama ini menghambat percepatan pembangunan.
“Tidak boleh lagi ada program yang sekadar menghabiskan anggaran tanpa menghasilkan perubahan. Setiap rupiah yang kita kelola harus menghasilkan manfaat yang terukur bagi masyarakat,” ujarnya.
Khusus kepada 264 kepala sekolah yang dilantik, Ady menitipkan masa depan generasi muda Kabupaten Bima. Ia menekankan sekolah tidak hanya menjadi tempat transfer ilmu, tetapi juga membentuk karakter, disiplin, dan daya saing peserta didik.
“Jadilah pemimpin pembelajaran yang mampu meningkatkan mutu pendidikan, memperkuat budaya literasi, memanfaatkan teknologi secara bijaksana, serta membangun kemitraan yang baik dengan orang tua dan masyarakat,” pesannya. (hir)

