BerandaNTBDOMPUCabor Tarung Derajat, Atlet Dompu Raih Juara Umum

Cabor Tarung Derajat, Atlet Dompu Raih Juara Umum

Dompu (Suara NTB) – Cabang olahraga (Cabor) Tarung Derajat kembali menjadi andalan Kabupaten Dompu pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB ke-XII Tahun 2026. Meski tampil dengan sejumlah keterbatasan, kontingen Dompu berhasil meraih juara umum setelah mengoleksi 5 medali emas, 1 perak, dan 4 perunggu.

Lima medali emas dipersembahkan oleh Utlubinafsi di kelas tarung putra 52,1–55 kilogram, M. Rangga Alfarabi di kelas 64,1–67 kilogram, M. Sulthon Drajat di kelas 75,1–80 kilogram, serta dua atlet putri, Nurul Adwiyah Zahraini di kelas 50,1–54 kilogram dan Ratu di kelas 54,1–58 kilogram.

Satu medali perak diraih Nazmin Asari pada kelas 58,1–61 kilogram. Sementara empat medali perunggu disumbangkan Nur Aulia Hadia di nomor Seni Gerak Putri, Mawar Islamiyah pada kelas tarung putri 58,1–62 kilogram, M. Muharram Marangga di kelas tarung putra 49,1–52 kilogram, serta satu medali perunggu lainnya.

Ketua Umum Tarung Derajat Kabupaten Dompu, Abdul Khair, S.Pd pada Senin (27/7) menjelaskan, capaian tersebut patut disyukuri mengingat kekuatan tim tahun ini tidak seutuh Porprov 2023. Saat itu, Kabupaten Dompu mampu meraih tujuh medali emas.

Ia mengungkapkan, dari para peraih emas pada Porprov sebelumnya, dua atlet sudah tidak bisa tampil karena melewati batas usia. Seorang atlet putri, Yana yang berprofesi sebagai anggota Polri, tidak dapat bertanding karena sedang hamil besar. Sementara, Abil Sutiawan batal tampil setelah tidak memperoleh izin dari pimpinannya.

“Abil sebenarnya sudah terdaftar sebagai atlet Porprov. Namun sepekan sebelum pertandingan, dia tidak mendapat izin dari komandannya. Akibatnya kami tidak punya waktu lagi untuk mencari pengganti sehingga satu kelas kosong,” jelasnya.

Selain itu, Kabupaten Dompu juga kehilangan peluang di beberapa kelas lainnya. Salah satu atlet putri kelas 62–66 kilogram gagal bertanding karena kelebihan berat badan saat penimbangan. Bahkan sejak awal terdapat satu atlet yang dicoret akibat kebijakan efisiensi.

Dari total 14 nomor tarung yang dipertandingkan, terdiri atas sembilan nomor putra dan lima nomor putri, Dompu tidak menurunkan atlet di tiga nomor. Meski demikian, tim tetap mampu mengumpulkan lima medali emas dan mempertahankan status juara umum.

Menurutnya, hasil tersebut juga menjadi bukti lahirnya regenerasi atlet Tarung Derajat asal Kabupaten Dompu. Beberapa wajah baru sebutnya, khususnya di sektor putri, berhasil menembus babak final dan menyumbangkan medali.

Menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON), ia berharap dukungan lebih besar dari KONI Kabupaten Dompu untuk pembinaan atlet.

“Sebagai tuan rumah PON, atlet NTB memang tidak melalui Pra PON maupun BK PON. Namun dengan banyaknya atlet yang harus dibina, tentu KONI Provinsi NTB tidak bisa mengakomodir seluruh kebutuhan secara maksimal. Kami berharap ada sharing anggaran dari KONI Kabupaten Dompu,agar pembinaan atlet bisa lebih optimal dan prestasi ke depan semakin meningkat,” harapnya. (ula)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN





VIDEO