Giri Menang Suara NTB) – Pemerintah Pusat diinformasikan bakal mengucurkan anggaran Rp81 Miliar untuk membangun berbagai fasilitas penunjang kawasan pariwisata Desa Wisata Senggigi, Kecamatan Batulayar Lombok Barat sebagai salah satu destasi utama di NTB, setalah Mandalika. Khususnya di areal Pasar Seni dengan Dermaga Senggigi bakal didesain mirip “Sydney Harbour” Australia.
Program ini pun menjadi kado manis bagi masyarakat Senggigi pada HUT ke-25 tahun ini. Hal ini disampaikan Kepala Desa Senggigi Mastur, SE., Minggu (2/8/2026) di sela-sela perayaan HUT di kantor Desa Senggigit. Mastur mengungkapkan pihaknya terus berupaya meningkatkan potensi pariwisata Senggigi sebagai desa wisata, melalui peningkatan SDM, SDA hingga pembangunan fasilitas penunjang desa wisata ini.
“Dari pemerintah pusat, melalui komisi V DPR RI memperjuangkan pembangunan desa wisata Senggigi sebesar Rp81 miliar,” katanya.
Dengan upaya pihak desa maupun Pemkab bersama pelaku wisata dalam promosi desa wisata ini, berdampak pada okupansi atau tingkat hunian hotel. Okupansi hotel di kawasan Senggigi, terutama yang ada di desa itu rata-rata pada tahun ini hampir 80 persen. Bahkan, sejumlah hotel di kawasan Senggigi pada bulan ini sudah mencapai 100 persen tingkat huniannya.
Selain itu, sebagai penyangga utama Mandalika pihaknya bersama pelaku wisata juga berupaya mendukung perhelatan MotoGP. Salah satunya melalui pelayanan terbaik bagi tamu-tamu MotoGP yang menginap di kawasan itu. Ia menambahkan, dengan rencana pembangunan kawasan Senggigi sekaligus menjadi kado spesial bagi warga pada usia ke-25 tahun.
“Dengan dikuncurkannya Rp81 Miliar untuk pembangunan kawasan desa wisata Senggigi dari pemerintah pusat, jadi kado spesial bagi warga kami. Itu untuk pembangunan akan dicontoh seperti Sydney Harbour,” imbuhnya.
Pembangunan itu akan terintegrasi antara pasar seni dengan Pelabuhan Senggigi mengadopsi Sydney Harbour.
Sementara itu, Wabup Lobar, Hj. Nurul Adha menyambut baik rencana pembangunan kawasan Senggigi dari pemerintah pusat. “Kami juga di-support oleh DPR RI untuk rencana pembangunan destissi wisata Senggigi ini, dengan anggaran cukup besar dari kementerian PU,” kata Una.
Sejauh ini pihaknya belum berkomunikasi dengan DPR RI, terkait apa saja yang akan dibangun. Dari sisi Pemkab sendiri sangat memperhatikan Senggigi sebagai destinasi wisata kebanggan daerah. Dari tahun 2025, Pemkab telah melakukan penataan pembangunan jogging track. Dan tahun ini dilanjutkan kembali.
Selain itu, Pemkab membangun Dermaga Senggigi untuk memberikan pelayanan bagi tamu yang datang. Sehingga mereka merasa aman, nyaman dan bersih. Harapannya semua tamu yang datang merasa Senggigi adalah rumahnya.
“Semua yang datang ke Senggigi merasakan Senggigi adalah rumah, karena mereka nyaman,” Imbuhnya. (her)

