BerandaNTBSUMBAWA BARATSosialisasikan Gerakan Stop Boros Pangan

Sosialisasikan Gerakan Stop Boros Pangan

- Advertisement -

Taliwang (Suara NTB) – Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) terus menyosialisasikan Gerakan Selamatkan Pangan (GSP) melalui program “Stop Boros Pangan” kepada siswa sekolah dasar.

Sosialisasi dilakukan dengan cara edukatif dan interaktif. Para siswa diajak memahami pentingnya menghargai makanan serta menghindari kebiasaan membuang makanan.

Dalam kegiatan tersebut, siswa diberikan pemahaman mengenai pengertian boros pangan dan dampak makanan yang terbuang terhadap lingkungan serta ekonomi keluarga. Mereka juga diajak menerapkan kebiasaan sederhana, seperti mengambil makanan secukupnya dan menghabiskannya.

Kepala DKP KSB Hj. Nurul Syaspri Akhdiyanti mengatakan, sosialisasi sengaja menyasar anak-anak karena kebiasaan menghargai pangan perlu ditanamkan sejak dini. “Edukasi Stop Boros Pangan ini kami mulai dari usia dini karena kebiasaan menghargai makanan paling efektif ditanamkan sejak di bangku sekolah dasar,” katanya, Jumat (21/8).

Pada tahap awal pelaksanaan, sosialisasi telah dilakukan DKP di 16 dari 32 sekolah dasar yang menjadi sasaran. Nurul mengurai, kegiatan tersebut baru mencakup tiga kecamatan, yakni Taliwang, Brang Rea dan Brang Ene.

Siswa terlihat antusias mengikuti kegiatan. Karena itu, sosialisasi akan dilanjutkan ke sekolah-sekolah berikutnya hingga seluruh sekolah sasaran dapat terjangkau.

“Kami mengajak anak-anak mengambil makanan secukupnya dan menghabiskannya. Harapannya, mereka dapat menerapkan kebiasaan tersebut di sekolah maupun di rumah,” harap mantan Camat Sekongkang ini.

Nurul menegaskan, sosialisasi Gerakan Stop Boros Pangan ini tidak akan sukses jika semua pihak tidak terlibat. Oleh karena itu, pihaknya juga akan mengajak sekolah dan orang tua ikut memperkuat edukasi tersebut dengan membiasakan anak untuk tidak menyisakan makanan. “Edukasi ini kelihatannya sederhana tapi perlu keberlanjutan. Makanya orang tua perlu turun tangan juga membiasakan anak-anaknya agar lebih peduli dan bijak dalam mengelola pangan,” imbuhnya.(bug)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN











VIDEO