BerandaNTBKOTA MATARAMSiapkan Evaluasi Rekayasa Lalu Lintas

Siapkan Evaluasi Rekayasa Lalu Lintas

- Advertisement -

PEMERINTAH Kecamatan Selaparang bersama masyarakat dan sejumlah inas terkait akan rapat evaluasi membahas persoalan rekayasa lalu lintas di Simpang Empat Rembiga, Kota Mataram. Pembahasan tersebut akan dilakukan melalui rapat teknis di Satlantas Polda NTB, Senin (31/8/2026).

Camat Selaparang, Mulya Hidayat, mengatakan masyarakat yang terdampak akan diundang dalam rapat tersebut. Selain masyarakat, sejumlah dinas terkait juga akan dilibatkan untuk membahas berbagai persoalan yang muncul di lapangan.

“Senin, sudah diundang masyarakat di sana ke Polda, rapat mencari solusi terkait rekayasa itu,” ujarnya, Minggu (30/8).

Menurutnya, pembongkaran road barrier yang dilakukan masyarakat tidak terlepas dari sejumlah persoalan yang selama ini dirasakan warga. Persoalan tersebut, kata Hidayat, perlu dicarikan jalan keluar bersama agar penerapan rekayasa lalu lintas tidak menimbulkan dampak yang lebih luas.

Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar Simpang Empat Rembiga. Rekayasa lalu lintas dinilai memberikan dampak terhadap warga yang menjalankan usaha atau berjualan di kawasan tersebut karena perubahan arus kendaraan turut memengaruhi akses dan aktivitas di sekitar lokasi.

Tidak hanya persoalan ekonomi, perubahan pola arus lalu lintas juga dinilai memunculkan persoalan dari sisi keselamatan. Sejumlah pengendara disebut memilih melewati gang-gang permukiman warga untuk menghindari jalur yang telah direkayasa.

Kondisi tersebut dikhawatirkan justru menimbulkan potensi kecelakaan di lingkungan permukiman. Gang yang sebelumnya lebih banyak digunakan warga kini berpotensi menjadi jalur alternatif kendaraan ketika arus lalu lintas utama dialihkan.

Ia menegaskan, pemerintah tidak ingin persoalan yang muncul dari rekayasa lalu lintas tersebut berlarut-larut. Karena itu, masukan dari masyarakat akan menjadi bagian penting dalam pembahasan bersama pihak terkait.

Rapat teknis tersebut diharapkan dapat menghasilkan skema rekayasa lalu lintas yang lebih tepat dan dapat diterima masyarakat. Pemerintah juga perlu mempertimbangkan kondisi lingkungan sekitar, aktivitas ekonomi warga, serta aspek keselamatan pengguna jalan sebelum menentukan kebijakan lanjutan.

Sementara itu, pascapembongkaran road barrier, arus lalu lintas di kawasan Simpang Empat Rembiga untuk sementara kembali berjalan normal. Rekayasa lalu lintas yang sebelumnya diterapkan dihentikan sembari menunggu hasil pembahasan bersama Satlantas Polda NTB dan instansi terkait.

Hasil rapat teknis nantinya akan menjadi bahan evaluasi pemerintah dalam menentukan langkah selanjutnya terkait pengaturan lalu lintas di Simpang Empat Rembiga. Pemerintah berharap solusi yang dihasilkan tidak hanya mengurai persoalan arus kendaraan, tetapi juga memperhatikan kepentingan masyarakat yang beraktivitas dan mencari nafkah di kawasan tersebut. (pan)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN









VIDEO