Dompu (Suara NTB) – Wakil Bupati Dompu, Syirajuddin, SH., mengajak pelajar menjauhi narkotika dan bersama-sama membangun komitmen untuk memerangi penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba. Ajakan tersebut disampaikan Syirajuddin saat membuka Sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) bagi siswa-siswi di SMAN 1 Manggelewa, Kamis (17/9).
Kegiatan yang diselenggarakan Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Dompu tersebut, menjadi upaya meningkatkan pengetahuan dan kesadaran pelajar mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika.
Syirajuddin mengatakan, menjaga generasi muda dari pengaruh narkoba merupakan tanggung jawab bersama. Masa depan daerah, kata dia, tidak hanya ditentukan pembangunan fisik, tetapi juga kualitas generasi yang akan melanjutkan pembangunan.
“Kegiatan ini sangat penting bagi seluruh masyarakat Kabupaten Dompu, terutama bagi siswa-siswi yang sedang menempuh pendidikan. Di sekolah inilah awal mula pendidikan karakter dan mental dibentuk untuk menjadi generasi yang tangguh,” ujarnya.
Ia mengingatkan pelajar agar menjaga kondisi mental dan pikiran tetap sehat,sehingga dapat berkonsentrasi belajar dan mengejar cita-cita. “Kita harus bersih, fokus dan berkonsentrasi dalam belajar. Karena itu, anak-anak harus bersih dari yang namanya narkoba,” tegasnya.
Wabup mengajak pelajar membangun komitmen untuk memerangi narkoba dimulai dari diri sendiri dan lingkungan terdekat. Artinya,komitmen tersebut menjadi salah satu alasan pemerintah bersama unsur terkait, terus memperkuat sosialisasi pencegahan penyalahgunaan dan pemberantasan peredaran gelap narkotika.
Ia berharap kegiatan P4GN tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Pengetahuan yang diperoleh para pelajar diharapkan dapat dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Mari hindari diri kita dari yang namanya narkoba. Jenis apa pun narkoba itu sangat merusak moral kita. Mari kita hindari narkoba minimal dimulai dari diri kita sendiri,” pesannya.
Syirajuddin juga menekankan pentingnya peran keluarga dalam mencegah penyalahgunaan narkoba. Menurutnya, persoalan narkotika tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah, sekolah, aparat kepolisian maupun BNK.
Sementara itu, Kepala SMAN 1 Manggelewa, Syamsuddin, SE., menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Dompu dan BNK Dompu yang memilih sekolahnya sebagai lokasi pelaksanaan sosialisasi P4GN. “Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Daerah yang telah peduli terhadap siswa-siswi SMAN 1 Manggelewa dengan menempatkan kegiatan sosialisasi ini di sekolah kami,” ujarnya.
Syamsuddin berharap materi yang diberikan dapat menambah pemahaman siswa tentang bahaya narkoba. Ia juga meminta seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan serius dan menyimak materi yang disampaikan. (ula)



