BerandaNTBSUMBAWA BARATTambahan Kendaraan Roda Tiga, DLH Klaim Efektif Atasi Pengangkutan Sampah di Taliwang

Tambahan Kendaraan Roda Tiga, DLH Klaim Efektif Atasi Pengangkutan Sampah di Taliwang

Taliwang (Suara NTB) – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mengklaim penambahan armada pengangkut sampah roda tiga mulai efektif mengatasi proses pengangkutan sampah di Kota Taliwang. Masyarakat tidak lagi mengeluhkan keterlambatan pengangkutan sampah secara signifikan.

Kepala DLH KSB, Aku Nur Rahmadin mengatakan tambahan armada tersebut membuat pelayanan pengangkutan sampah di tingkat lingkungan menjadi lebih terjangkau. Berdasarkan pemantauan internal belum ditemukan keluhan warga yang menonjol terkait layanan pengangkutan sampah setelah armada tambahan itu dioperasikan.

“Survei kecil-kecilan kami sudah tidak ada komplain warga sementara ini. Di media sosial juga tidak ada. Keluhan pasti tetap ada,” kata Rahmadin, Rabu (22/9).

Ia menjelaskan, penambahan armada roda tiga itu diarahkan untuk memperkuat pelayanan pengangkutan sampah dari lingkungan permukiman. Kendaraan roda tiga dinilai sesuai untuk menjangkau jalur lingkungan yang tidak seluruhnya dapat dilayani armada pengangkut berukuran lebih besar.

Menurut Rahmadin, perhitungan kebutuhan ritase pengangkutan mengacu pada pendekatan Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN), yang memperhitungkan timbulan sampah berdasarkan jumlah penduduk dan luasan wilayah pelayanan.

Dengan kapasitas bak setelah dikaroseri sekitar satu meter kubik, satu armada roda tiga diperkirakan dapat melayani kebutuhan pengangkutan sampah satu lingkungan hingga dua kali dalam sehari.

“Kalau hitungannya tiap lingkungan cukup satu armada roda tiga. Kapasitasnya setelah dikaroseri satu meter kubik isinya. Jadi sampah per hari per lingkungan bisa dilayani dengan dua kali pengangkutan,” urai mantan Staf Ahli Bupati ini.

Namun, pola tersebut tetap bergantung pada pembagian wilayah pelayanan. Karena itu sambung Rahmadin, armada roda tiga tetap difokuskan untuk lingkungan permukiman, sedangkan jalur-jalur utama tetap menjadi tanggung jawab kendaraan dump truck dan dump truck mini.

“Dengan syarat jalur-jalur utama tetap diambil oleh dump truck dan dump truck mini, pengangkutan sampah dalam kota aman,” klaimnya.

Dengan skema itu, pihaknya berharap pengangkutan sampah di kawasan dalam Kota Taliwang dapat berlangsung lebih teratur. Pemantauan terhadap pelayanan juga tetap dilakukan untuk melihat kebutuhan ritase dan kemungkinan munculnya titik-titik yang membutuhkan penyesuaian layanan.(bug)

IKLAN

spot_img
RELATED ARTICLES

IKLAN












VIDEO