BerandaNTBLOMBOK BARATAntisipasi Dampak El Nino, BPBD Lobar Identifikasi Sumur Bor Mangkrak

Antisipasi Dampak El Nino, BPBD Lobar Identifikasi Sumur Bor Mangkrak

Giri Menang (Suara NTB) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Barat (Lobar) akan mengevaluasi dan mengidentifikasi sumur bor yang ada di masing-masing kecamatan untuk mengantisipasi dampak El Nino. Bagi wilayah langganan kekeringan, diprioritaskan sumur bor.

Kepala Bidang Darurat dan Logistik pada BPBD Lombok Barat, Toni Hidayat menyampaikan, pemetaan wilayah kekeringan pun telah dilakukan pihaknya, termasuk sumur bor yang menurut informasi belum beroperasi maksimal. Hal ini akan dikaji secara teknis olah OPD terkait dalam hal ini Dinas PUPRPKP Lobar untuk memaksimalkan sumur bor ini.

“Untuk memfungsikan ini, kami kembali ke bidang (Dinas) teknis yang menangani. Kami mau tahu dulu di mana titik-titiknya,” ujarnya.

Pihaknya juga berkoordinasi dengan Dinas Pertanian (Distan) terkait fenomena El Nino yang mulai melanda daerah Lombok Barat. Distan diminta mengantisipasi dengan menginformasikan kepada Kelompok Tani terkait dampak El Nino ini, terutama terhadap sektor pertanian yang bisa memicu gagal panen.

Berdasarkan informasi dari BMKG bahwa awal Juli ini sudah mulai El Nino. Penanganan kesiapsiagaan pun telah dilakukan pihaknya yang diperkirakan hingga September.

“Dan kami juga berkoordinasi dengan Dinas Pertanian untuk menyampaikan ke kelompok-kelompok tani supaya apa yang ditanam saat kekeringan ini,” kata Toni, akhir pekan kemarin.

Ia mengatakan, di Dinas Pertanian ada program pompa air di masing-masing kecamatan. Progam ini pun didorong lebih dioptimalkan mengantisipasi dampak kekeringan ini.

Petani juga diimbau agar mengatur pola tanam, hal itu nanti diperkuat dalam pertemuan dengan OPD terkait maupun mitra. Menyikapi kondisi ini ke depan, pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat agar efisien atau irit mengunakan air untuk keperluan sehari-hari. Terkait penanganan khusus dari Pemkab, pihaknya nantinya akan melihat perkembangan kekeringan ini. Jika kian meluas, maka pihaknya mengkaji kemungkinan menetapkan status siaga ke darurat bencana kekeringan. “Barulah nanti kami ajukan melalui BTT untuk penanganan kekeringan ini,” imbuhnya. (her)

IKLAN

RELATED ARTICLES

IKLAN






VIDEO