DINAS Perhubungan (Dishub) Provinsi NTB kembali akan menyediakan shuttle bus untuk para penonton MotoGP Mandalika 2024. Penyediaan shuttle bus ini untuk memudahkan penonton bisa sampai ke Sirkuit lebih mudah. Telebih pemerintah daerah juga mendorong agar penonton tidak menggunakan kendaraan pribadi guna mengurangi kepadatan arus lalu lintas selama event.
Kepala Dishub Provinsi NTB H. Lalu Mohammad Faozal, S.Sos.M.Si mengatakan, jumlah shuttle bus yang akan disediakan untuk para penonton sekitar 50 unit dengan berbagai ukuran dan jumlah seat. Kendaraan ini akan beroperasi selama penyelenggaraan event yaitu tanggal 27 – 29 September mendatang.
“Kebutuhan kita untuk melayani masyarakat dari Kota Mataram menuju ke Mandalika kita mengestimasikan dengan 50 kendaraan dengan berbagai tipe, baik dengan 35 seat, 25 seat dan juga ada kendaraan minibus, Hiace dan sejenisnya,” kata H. Lalu Mohammad Faozal akhir pekan kemarin.
Adapun rute shuttle bus ini sudah dibuatkan perkiraan oleh Dishub untuk memudahkan para penonton mengaksesnya. 50 unit kendaraan ini akan disiapkan di Eks Bandara Selaparang Kota Mataram seperti pola yang sudah diberlakukan sejak pertama kali MotoGP digelar tahun 2022 lalu.
“Kemudian (shuttle bus-red) juga ada di Bandara Internasional Zainduddin Abdul Madjid dengan jumlah yang terbatas sesuai dengan proyeksi kita atau sesuai kebutuhan yang memang dimungkinkan setelah ada kendaraan-kendaraan sewa yang bermitra sekarang ini dengan Pt. Angkasa Pura. Ini kita back up dengan shuttle bus dengan jumlah yang terbatas,” terangnya.
Shuttle bus ini akan beroperasi mulai pukul 07.00 Wita sampai dengan pukul 22.00 Wita. Kecuali di hari terakhir pada Minggu 29 September 2024, jam operasional akan diperpanjang menjadi pukul 01.00 dini hari. Sebab ada side event berupa konser musik di Sirkuit Mandalika yang akan ditonton oleh puluhan ribu orang.
“Kalau pun terjadi pergerakan penonton kita misalnya menginap di Gili Trawangan, Air dan Meno, kita akan coba untuk menfasilitasi penonton dengan menyiapkan shuttle bus di Pelabuhan Bangsal,” imbuhnya.
Selain adanya opsi penyediaan shuttle bus di Pelabuhan Bangsal Lombok Utara, Dishub NTB juga tak menutup kemungkinan akan menyiapkan kendaraan shuttle bus di Pelabuhan Lembar untuk menyambut penonton yang datang dari Jawa dan Bali.
Selain kendaraan shuttle bus, penonton juga bisa menggunakan angkutan umum di wilayah NTB seperti angkutan sewa khusus yang berjumlah 78 unit, angkutan sewa umum 44 unit, taksi 286 unit, pemandu antar moda sebanyak 14 unit, KSPN 8 unit, serta AKDP sebanyak 462 unit.
“Dari ketersediaan antar moda ini, maka kita siap mendukung kelancaran masyarakat untuk bisa ke Mandalika ketika ingin menggunakan fasilitas kendaraan non pribadi,” tutupnya.(ris)

