Giri Menang (Suara NTB) – DPP PPP secara resmi menetapkan Muhali, SE.Sy., ME., sebagai Ketua DPC PPP Lombok Barat (Lobar) periode 2026-2031. Penetapan itu melalui Surat Keputusan (SK) yang dikeluarkan oleh DPP partai berlambang Ka’bah tersebut kepada Muhali yang juga anggota DPRD Lobar.
Kepastian ini diperkuat dengan kedatangan Sekretaris Wilayah (Sekwil) DPW PPP NTB, Sitti Ari didampingi Muhali melakukan jemput bola SK kepengurusan langsung ke Kantor DPP PPP di Jakarta. Keluarnya SK penetapan kepada Muhali sebagai Ketua DPC, menjawab polemik pada Muscab lalu.
Muhali yang dikonfirmasi media membenarkan terkait SK Ketua DPC PPP Lobar tersebut telah dikeluarkan oleh DPP bersama DPC kabupaten/kota lain di NTB.
“Ya kita sebagai kader di bawah ini bersyukur sudah terbit SK untuk 10 kabupaten/kota, ini khususnya Lobar. Artinya ini menjawab riak-riak politik, kan sudah terjawab,” kata Muhali, Selasa (26/5/2026) membenarkan SK telah terbit atas namanya.
SK tersebut, kata Muhali, ditandatangani resmi oleh Ketua Umum PPP. Ia mengetahui SK itu keluar, karena kebetulan ia berada di Jakarta. Dan pada waktu yang sama Sekretaris Wilayah (Sekwil) DPW PPP NTB, Sitti Ari melakukan jemput bola SK kepengurusan langsung ke Kantor DPP PPP di Jakarta Senin (25/5/2026) lalu. Sehingga ia pun ikut mendampingi Sekwil menerima SK tersebut.
Ia mengatakan, SK DPC kabupaten/kota akan dibagikan secara serentak oleh DPW. Soal waktu kapan dibagikan, pihaknya masih menunggu. Menurutnya riak-riak atau dinamika politik yang terjadi pada muscab lalu telah terjawab dengan SK tersebut. Hal ini dianggapnya dinamika biasa dalam politik. Baginya tidak ada yang kalah, melainkan kemenangan bersama.
Pihaknya berharap kepada semua kader PPP di Lombok Barat untuk bersama-sama membesarkan partai. Tidak berpikir aneh-aneh. Muhali berkomitmen mengakomodir dan merangkul semua kepentingan kader partai di Lobar.
“Clear kalau saya, karena dari awal saya mau bersama-sama dengan seluruh kader membesarkan PPP Lobar ini,” kata dia.
Terlebih dalam menghadapi Pileg mendatang. Untuk itu pihaknya pun telah menyiapkan langkah konsolidasi internal. Pihaknya akan mengadakan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) untuk menentukan pengurus PAC tingkat Kecamatan. Barulah dilanjutkan Musyawarah Anak Ranting (Musran) atau tingkat ranting (desa/kelurahan/gugus). Langkah ini untuk persiapan konsolidasi menghadapi kontestasi pileg 2029 mendatang. (her)


