ANGGOTA Komisi II DPRD Kota Mataram, H. Munawir, SP, MM, menekankan pentingnya regulasi daerah yang mampu memberikan perlindungan hukum dan administrasi bagi masyarakat, khususnya kelompok ekonomi kecil yang dinilai paling mampu bertahan di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Menurut Munawir, pemerintah daerah dapat menggunakan peraturan wali kota (perwal) sebagai landasan hukum untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat serta mendukung aktivitas ekonomi warga agar tidak menimbulkan persoalan hukum maupun administrasi di kemudian hari.
“Biasanya wali kota melalui perwal menjadikan regulasi dasar dan landasan hukum untuk mengayomi masyarakat, terutama dari perspektif ekonomi masyarakat,” ujarnya kepada Suara NTB di DPRD Kota Mataram, kemarin.
Ia menilai masyarakat kecil memiliki daya tahan yang kuat dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi karena fokus pada pemenuhan kebutuhan dasar sehari-hari. Kebutuhan tersebut meliputi pangan, tempat tinggal, sanitasi, serta kebutuhan pokok lainnya.
Menurutnya, masyarakat pada umumnya tidak menuntut hal-hal yang berlebihan. Selama kebutuhan dasar mereka terpenuhi, kondisi sosial cenderung tetap stabil.
Munawir juga menyoroti ketangguhan masyarakat Indonesia yang menurutnya telah terbukti dalam menghadapi berbagai dinamika sosial dan politik, termasuk pada masa-masa pergolakan di masa lalu. Ia menilai masyarakat memiliki kemandirian dan ketahanan yang kuat dalam menjalani kehidupan.
Karena itu, politisi PPP ini berharap para wakil rakyat dan pemerintah dapat menjalankan perannya secara optimal dalam merumuskan kebijakan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, baik di bidang ekonomi, sosial, maupun sektor lainnya.
“Bagaimana caranya membangun masyarakat dari semua aspek kebutuhan dasar masyarakat, aspek ekonomi, aspek sosial, dan aspek-aspek yang lain,” katanya.
Munawir mengingatkan agar pemerintah tidak bersikap represif dalam menyelesaikan persoalan masyarakat. Menurutnya, berbagai permasalahan harus ditangani secara bijaksana agar tidak menimbulkan konflik sosial yang berulang dan bersifat destruktif.
Ia mengajak seluruh pihak untuk memberikan ruang kepada masyarakat agar dapat berkembang dan membangun kehidupannya secara mandiri.
“Biarkan mereka senyap membangun. Seperti datangnya fajar, tenang, sejuk, tapi pasti akan datang,” ujar anggota dewan dari daerah pemilihan Mataram ini. (fit)


